RADARCIREBON.TV – Tanjung Verde mencatat sejarah pada penampilan perdananya di Piala Dunia setelah memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Hasil imbang tanpa gol melawan Arab Saudi di Houston Stadium, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB sudah cukup membawa Blue Sharks finis sebagai runner-up Grup H.
Tanjung Verde berhasil menorehkan pencapaian bersejarah di ajang Piala Dunia. Tim asal Afrika itu memastikan langkah ke fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka setelah bermain imbang 0-0 menghadapi Arab Saudi pada laga terakhir Grup H.
Tambahan satu poin membuat Tanjung Verde mengakhiri fase grup di posisi kedua klasemen, sekaligus mengamankan satu tempat di babak 32 besar.
Baca Juga:Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: The Tartan Army Lawan Raksasa, Samba Siap Pesta di Miami!Jadwal Pertandingan Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026: Kick-off 05.00 WIB, Laga Penentu!
Sementara itu, Arab Saudi harus mengubur impian lolos setelah gagal meraih kemenangan yang menjadi syarat mutlak untuk menjaga asa melanjutkan perjalanan di turnamen.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Pertandingan berlangsung dengan tempo yang cenderung hati-hati sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menerapkan pertahanan rapat sehingga peluang berbahaya nyaris tak tercipta pada 15 menit pertama.
Tanjung Verde mulai mengancam saat laga memasuki pertengahan babak pertama. Willy Semedo melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang memaksa kiper Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, melakukan penyelamatan dan menghalau bola menjadi sepak pojok.
Semedo kembali memperoleh peluang emas beberapa saat kemudian. Menerima bola muntah hasil umpan silang, ia menyambar dengan tendangan voli. Namun, arah bola masih melenceng dari sasaran sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di pertandingan lain Grup H, Spanyol unggul atas Uruguay saat jeda pertandingan. Hasil tersebut membuat Tanjung Verde berada di jalur yang tepat untuk merebut posisi kedua klasemen.
Jalannya Pertandingan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, wakil Afrika itu tampil lebih percaya diri. Kombinasi umpan-umpan cepat berhasil membuka ruang bagi Jamiro Monteiro yang mendapat peluang terbaik dalam pertandingan. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Al-Owais.
Di sisi lain, Arab Saudi kesulitan membongkar pertahanan disiplin Tanjung Verde. Serangan yang dibangun Green Falcons berkali-kali kandas sebelum mampu memberikan ancaman berarti ke gawang lawan.
