Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kota Cirebon Tahun 2026 – Video

Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Kota Cirebon Tahun 2026
0 Komentar

Pemerintah daerah Kota Cirebon, mulai melakukan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, di tahun 2026. Pemkot sudah melakukan pemetaan dan antisipasi, wilayah yang rawan bencana kekeringan dan krisis air, seperti wilayah Argasunya.

Untuk menghadapi dan antisipasi, bencana hidrometeorologi di tahun 2026, Pemerintah Kota Cirebon, melakukan kesiapsiagaan bencana. Pada Senin pagi, jajaran dari unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, TRC, Tagana, Damkar, Basarnas, serta lainnya, disiapkan untuk menjadi garda terdepan, dalam mengantisipasi dan upaya penanggulangan bencana alam.

Tidak hanya personel, namun sarana prasarana, seperti peralatan, kendaraan dan lainnya, menjadi bagian penting, untuk disiapkan. Guna mendukung mobilisasi, dan penyaluran bantuan, dalam menghadapi resiko bencana.

Baca Juga:Pengunduran Agus Mulyadi On Progress – VideoProf. Rokhmin Dahuri Ajak Kiai Muda Cirebon Raya Jadi “Game Changer”- Video

Untuk di Kota Cirebon, potensi bencana, yang kerap dihadapi, berupa kekeringan dan krisis air, jika musim kemarau panjang. Terutama wilayah selatan, Argasunya, Kedung Krisik dan lainnya yang kini sudah di petakan, dan menjadi sasaran rutin, pendistribusian bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari hari bagi masyarakat.

Sementara sesuai data pada 2025 tercatat sebanyak 156 kejadian bencana, meliputi pohon tumbang, bangunan ambruk, cuaca ekstrem, banjir, tanah longsor, kebakaran lahan hingga banjir rob. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan 2020 yang mencatat 88 kejadian, dan di 2026 sudah ada sejumlah kejadian bencana seperti banjir dan lainnya. Sehingga semua elemen masyarakat diajak untuk terus meningkatkan budaya sadar bencana dan menghadapi perubahan iklim.

0 Komentar