RADARCIREBON.TV – Kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi cara seseorang berpikir, belajar, hingga mengambil keputusan. Sejumlah perilaku bahkan kerap dikaitkan dengan orang yang memiliki Intelligence Quotient (IQ) di bawah rata-rata. Meski demikian, kebiasaan ini bukan berarti menjadi ukuran mutlak tingkat kecerdasan seseorang.
Orang dengan IQ rendah umumnya mengalami kesulitan dalam memahami informasi, menyelesaikan masalah, atau mempelajari hal-hal baru. Karena itu, mengenali kebiasaan yang sering dikaitkan dengan kondisi tersebut dapat membantu membangun komunikasi yang lebih tepat dan memahami karakter seseorang dengan lebih baik.
Apa Itu IQ dan Mengapa Kebiasaan Bisa Berpengaruh?
Intelligence Quotient atau IQ merupakan salah satu ukuran kemampuan kognitif seseorang, termasuk dalam berpikir logis, memahami informasi, serta memecahkan masalah.
Baca Juga:AirAsia Resmi Hentikan Penerbangan Langsung Jakarta-Singapura Mulai 1 Juli 2026Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi, Salah Satunya Lebih Nyaman Berada di Rumah
Melansir Your Tango, terdapat sejumlah kebiasaan yang sering ditemukan pada orang dengan IQ rendah. Kebiasaan ini juga didukung oleh beberapa pendapat ahli dan hasil penelitian yang membahas pola pikir maupun gaya hidup seseorang.
10 Kebiasaan yang Sering Dikaitkan dengan Orang Ber-IQ Rendah
1. Cenderung Menghindari Tantangan
Orang dengan IQ rendah disebut lebih memilih situasi yang terasa mudah dibanding mencoba tantangan baru. Akibatnya, kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri menjadi lebih terbatas.
Psikolog asal Amerika Serikat, Carol Dweck, dalam bukunya Mindset: The New Psychology of Success menjelaskan adanya perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset. Menurutnya, orang dengan fixed mindset meyakini kecerdasan tidak dapat berubah, sedangkan growth mindset percaya kemampuan dapat berkembang melalui proses belajar dan pengalaman.
2. Jarang Mengonsumsi Makanan Bergizi
Pola makan juga berpengaruh terhadap fungsi otak. Konsumsi makanan bergizi membantu menjaga konsentrasi, energi, dan daya ingat.
Sebaliknya, terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji dapat mengurangi asupan nutrisi yang dibutuhkan otak. Ahli saraf asal Inggris, Dr. Amy Reichelt, menyebut kebiasaan tersebut dapat memengaruhi bagian otak yang berperan dalam memori.
3. Sulit Mengatur Waktu
Kemampuan manajemen waktu yang kurang baik juga termasuk kebiasaan yang dikaitkan dengan IQ rendah.
Orang dengan kebiasaan ini cenderung mudah terdistraksi, sering menunda pekerjaan, dan kesulitan menentukan prioritas. Penata organisasi profesional bersertifikat Diane Quintana menilai pengelolaan waktu yang baik membantu seseorang menjalankan aktivitas secara lebih efektif.
