RADARCIREBON.TV – AirAsia melalui anak usahanya, Indonesia AirAsia, resmi menghentikan layanan penerbangan langsung Jakarta-Singapura mulai 1 Juli 2026. Dengan berlakunya kebijakan ini, rute tersebut tidak lagi tersedia untuk dipesan dan penumpang akan dialihkan menggunakan penerbangan transit melalui Kuala Lumpur, Malaysia.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mengoptimalkan jaringan penerbangan dengan memfokuskan kapasitas pada rute-rute yang dinilai memiliki performa lebih baik.
Penerbangan Langsung Jakarta-Singapura Berakhir Mulai Juli 2026
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Channel News Asia, penerbangan Indonesia AirAsia dengan nomor QZ264 dari Jakarta menuju Singapura dan QZ265 dari Singapura menuju Jakarta masih beroperasi pada 30 Juni 2026.
Baca Juga:Nasib Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu Ditentukan Usai Bertemu SarwendahKronologi Pesawat Garuda Indonesia Berputar 4,5 Jam di Langit India, Imbas Penutupan Ruang Udara
Namun, mulai 1 Juli 2026, kedua nomor penerbangan tersebut sudah tidak lagi tercantum dalam daftar status penerbangan maskapai. Rute penerbangan langsung Jakarta-Singapura pun tidak lagi tersedia untuk pemesanan melalui situs resmi AirAsia.
Penumpang Dialihkan Transit Melalui Kuala Lumpur
Meski layanan langsung dihentikan, perjalanan dari Jakarta ke Singapura tetap dapat dilakukan menggunakan jaringan AirAsia.
Fly-Thru via Kuala Lumpur
Penumpang kini akan menggunakan layanan Fly-Thru dengan transit di Kuala Lumpur, Malaysia, yang dioperasikan oleh AirAsia.
Sejumlah pelanggan yang telah memesan tiket untuk rute tersebut juga dilaporkan telah menerima pengalihan penerbangan melalui ibu kota Malaysia tersebut.
Skema ini memungkinkan perjalanan tetap berlangsung meski tidak lagi menggunakan penerbangan langsung.
Sejumlah Rute Lain Juga Ditangguhkan
Selain rute Jakarta-Singapura, Indonesia AirAsia juga menangguhkan puluhan penerbangan lainnya.
Salah satunya adalah penerbangan langsung Singapura-Bali, yang pada situs maskapai kini ditandai sebagai telah dipindahkan ke layanan Fly-Thru via Kuala Lumpur.
Baca Juga:Masih Ragu? Kenali 10 Tanda Pasangan Siap Menjalin Hubungan SeriusMatahari Buatan China Torehkan Rekor Dunia, Langkah Besar Menuju Energi Fusi Masa Depan
Langkah tersebut menunjukkan adanya penyesuaian jaringan penerbangan yang dilakukan perusahaan di beberapa rute internasional.
Analis Sebut Penghentian Bersifat Permanen
Indonesia AirAsia Tinggalkan Singapura Setelah 17 Tahun
Analis penerbangan Brendan Sobie menyampaikan bahwa penghentian layanan langsung Jakarta-Singapura dan beberapa rute lainnya diperkirakan bersifat permanen.
Melalui unggahan di LinkedIn, ia juga menyebut Indonesia AirAsia telah mengakhiri operasinya di Singapura setelah melayani pasar tersebut selama 17 tahun.
AirAsia Fokus pada Optimalisasi Jaringan
CEO AirAsia Group, Bo Lingam, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tengah melakukan optimalisasi jaringan penerbangan.
