Permasalahan banjir yang selama bertahun-tahun menjadi momok bagi warga Blok Kroya, Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, kini mulai menemukan titik terang. Melalui bantuan pompa air berkapasitas besar dari Anggota Komisi IV DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri, genangan yang selama ini menghambat aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar di SDN 1 Gebang Ilir berhasil dikurangi secara signifikan.
Permasalahan banjir yang selama bertahun-tahun menjadi momok bagi warga Blok Kroya, Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, kini mulai menemukan titik terang. Melalui bantuan pompa air berkapasitas besar dari Anggota Komisi IV DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri, genangan yang selama ini menghambat aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar di SDN 1 Gebang Ilir berhasil dikurangi secara signifikan.
Penyerahan sekaligus peninjauan operasional pompa air tersebut dilakukan pada Sabtu 11 Juli 2026. Program pompanisasi ini menjadi solusi sementara sambil menunggu rencana normalisasi saluran air yang diharapkan dapat direalisasikan pemerintah.
Baca Juga:Disnaker Cirebon Dorong Kepatuhan Perusahaan Pengguna TKA – VideoPelaksanaan MPLS Di SMPN 4 Kota Cirebon – Video
Banjir yang selama ini terjadi dipicu terhambatnya aliran air di sekitar jembatan flyover sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar. Akibatnya, meskipun tidak turun hujan, genangan air tetap bertahan dan merendam permukiman maupun fasilitas umum.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah desa untuk mencari solusi dengan berkonsultasi kepada Prof. Rokhmin Dahuri. Respons cepat pun diberikan melalui bantuan pompa air yang kini dioperasikan secara rutin.
Pompa tersebut dioperasikan hingga tiga kali dalam sehari. Hasilnya, genangan yang sebelumnya kerap meluap hingga halaman SDN 1 Gebang Ilir kini sudah jauh berkurang.
Selama ini, banjir memberikan dampak cukup besar terhadap aktivitas pendidikan. Para siswa sering kali harus berjalan menerobos air tanpa alas kaki, sementara lingkungan permukiman di Dusun Kroya mengalami genangan berkepanjangan yang memicu bau tidak sedap dan gangguan kesehatan bagi warga.
Pemerintah Desa Gebang Ilir juga telah mengusulkan normalisasi saluran sebagai solusi permanen. Persoalan utama masih berada pada konstruksi jembatan yang terlalu rendah sehingga menghambat aliran air.
Prof. Rokhmin menjelaskan bantuan pompa air diberikan setelah menerima laporan bahwa kawasan Blok Kroya dan lingkungan SDN 1 Gebang Ilir telah bertahun-tahun menjadi daerah langganan banjir setiap musim hujan.