Warga Jungjang Wetan Tuntut Penanganan Dampak Banjir – Video

Warga Jungjang Wetan Tuntut Penanganan Dampak Banjir
0 Komentar

Kuwu Desa Jungjang Wetan Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon bersama LSM mendatangi Gedung Setda Kabupaten Cirebon untuk menyampaikan keluhan atas dampak banjir yang diduga berkaitan dengan aktivitas PT Indocement. Mereka meminta pemerintah segera melakukan penanganan dan evaluasi.‎Kuwu Desa Jungjang Wetan Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon bersama LSM mendatangi Gedung Setda Kabupaten Cirebon meminta pemerintah segera melakukan penanganan dan evaluasi dampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.‎Kuwu Desa Jungjang Wetan Jahuri menyebut, banjir yang terjadi pada awal tahun 2026 ini menimbulkan berbagai kerusakan, mulai dari tanggul jebol, tanggul longsor, hingga merendam permukiman warga di Blok Adang Dawa dan sekitarnya.‎Jahuri menjelaskan, dampak banjir juga menyebabkan gagal panen di lahan pertanian seluas sekitar seratus hektare, karena material tanah menimbun tanaman padi yang baru ditanam. Selain itu ternyak tiga ekor kambing dilaporkan mati akibat banjir tersebut.‎Menurut Jahuri, hingga saat ini Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Cimanuk Cisanggarung sudah melakukan survei dan menyiapkan rencana penanganan, namun pemerintah daerah disebut belum meninjau langsung lokasi terdampak. Ia juga mengatakan bantuan yang diterima warga pasca banjir masih terbatas, sementara dari pihak PT Indocement disebut belum memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak meski pihak desa pernah menyampaikan kondisi tersebut.‎Kuwu dan LSM berharap pemerintah kabupaten dapat mempercepat perbaikan tanggul, normalisasi sungai, serta melakukan evaluasi terhadap dampak lingkungan agar banjir tidak kembali terjadi.

0 Komentar