RADARCIREBON.TV – MotoGP Britania Raya 2026 di Sirkuit Silverstone menjadi salah satu seri paling krusial musim ini. Dengan jarak hanya 18 poin antara pemimpin klasemen Jorge Martin dan Marc Marquez di peringkat ketiga, tensi persaingan juara semakin memanas . Silverstone, yang memiliki karakteristik lintasan cepat dengan tikungan ikonik seperti Maggots, Becketts, dan Chapel, bisa menjadi penentu arah perebutan gelar juara dunia 2026.
Persaingan juara musim ini benar-benar terbuka. Marco Bezzecchi mengawali musim dengan dominasi luar biasa—meraih kemenangan Grand Prix di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat secara beruntun . Namun, Marc Marquez menunjukkan kebangkitan fenomenal setelah sempat tertinggal lebih dari 100 poin di akhir Mei, kini hanya berjarak 18 poin dari Martin . Siapa yang paling berpotensi menjadi juara di Silverstone? Berikut analisis lengkapnya.
Klasemen Menjelang Silverstone
Setelah 11 seri berlangsung, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 208 poin. Namun posisinya mulai terancam karena keunggulan atas Marc Marquez yang hanya 18 poin . Martin sendiri mengakui bahwa Marquez berada di level yang jauh lebih baik saat ini, dan ia harus bekerja keras untuk bisa bersaing .
Baca Juga:Jadwal MotoGP Britania Raya 2026: Catat Tanggalnya! Ada Perubahan Waktu StartHasil Balapan MotoGP Jerman 2026: Veda Ega Raih Poin, Mario Aji Kandas, Marc Marquez Kembali Berjaya
Kelebihan dan Kelemahan Kandidat Juara
1. Marc Marquez (Ducati Lenovo) – Favorit Utama
Setelah kemenangan ganda di Sprint dan balapan utama di Sachsenring, Marquez kembali ke bentuk terbaiknya . Ia berhasil bangkit dari defisit 102 poin dan kini menjadi ancaman serius. Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, mengakui bahwa mentalitas Marquez sangat kuat, namun ia juga mewaspadai keunggulan Aprilia di Silverstone .
2. Jorge Martin (Aprilia Racing) – Pembalap Tuan Rumah Pabrikan
Martin adalah juara bertahan MotoGP 2024 dan telah menemukan ritmenya bersama Aprilia setelah kesulitan di awal musim . Namun, ia hanya meraih dua podium Grand Prix sejak kemenangannya di Le Mans pada bulan Mei. Martin mengakui bahwa menantang Marquez adalah tugas berat: “Tantangannya adalah mengalahkan pembalap terbaik dalam sejarah, jadi bisa bersaing dengannya saja sudah luar biasa” .
3. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – Kuda Hitam yang Berbahaya
Bezzecchi memulai musim dengan sangat impresif, memenangkan tiga dari empat seri pembuka . Meskipun performanya sedikit menurun, ia tetap menjadi ancaman serius di setiap balapan. Silverstone adalah lintasan yang cocok dengan karakter Aprilia, sehingga Bezzecchi memiliki peluang besar untuk merebut podium atau bahkan kemenangan .
