RADARCIREBON.TV- Pernah membayangkan bagaimana rasanya tinggal di luar angkasa? Jika iya, tawaran terbaru dari lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, ini mungkin cocok untuk Anda.
NASA saat ini tengah membuka lowongan bagi para sukarelawan yang mau merasakan simulasi hidup dan melakukan perjalanan antara Bumi dan Mars selama satu tahun penuh.
Perjalanan ke luar angkasa memang dikenal sangat berat dan penuh risiko. Menatap berbagai rencana besar di masa depan, para ilmuwan perlu memahami lebih dalam bagaimana tubuh dan psikologis manusia beradaptasi dengan lingkungan baru yang ekstrem.
Baca Juga:Honda Super One Segera Meluncur? Ini Prediksi Harga OTR di IndonesiaBYD M6 DM Rajai Penjualan Mobil PHEV Indonesia Juni 2026, Chery Langsung Tergeser
Untuk itu, NASA merancang program khusus yang menggabungkan dua misi simulasi mereka, yaitu HERA (Human Exploration Research Analog) dan CHAPEA (Crew Health and Performance Exploration Analog).
Sederhananya, mereka yang terpilih nanti akan dikarantina untuk menjalani kehidupan persis seperti para astronaut sungguhan, lengkap dengan segala tugas dan keterbatasan lingkungannya.
Dimulai Agustus 2027
Melansir dari IFL Science, Jumat (17/7/2026), program simulasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada Agustus 2027 mendatang. Para peserta yang lolos seleksi akan diisolasi di dalam fasilitas HERA yang berlokasi di Johnson Space Center, Houston, Amerika Serikat.
Setelah fase isolasi awal, misi akan bergeser ke simulasi habitat permukaan planet. Di fase ini, para peneliti akan memantau bagaimana kinerja para kru saat harus bertahan hidup dengan sumber daya yang serbaterbatas di planet asing.
Meski bertema isolasi, fasilitas yang disediakan NASA sebenarnya cukup lengkap. Di dalam pesawat simulasi tersebut, terdapat ruang tidur pribadi untuk kru, ruang kerja bersama, area rekreasi, lahan bercocok tanam, ruang medis, dapur, ruang kedap udara (airlock), kamar mandi, hingga area luar ruangan khusus untuk simulasi berjalan di permukaan Mars (spacewalk).
Tak hanya itu, NASA juga melengkapi habitat utama dengan modul penjelajahan khusus. Di dalam modul portabel ini, terdapat dua kursi kemudi, dua tempat tidur darurat, toilet, dan akses kedap udara tambahan.
Demi Misi Artemis di Masa Depan
Proyek uji coba setahun penuh ini bukan sekadar main-main. Hasil dari simulasi ini nantinya akan digunakan untuk mengevaluasi sekaligus menguji coba berbagai perangkat keras, teknologi baru, protokol keselamatan, serta sistem pendukung kesehatan kru untuk misi luar angkasa jangka panjang.
