Anak Belum Mau Ditinggal di Sekolah? Simak Cara Membantu Masa Adaptasinya

Melihat anak menangis tentu bukan hal yang mudah. Namun, orang tua sebaiknya tetap menunjukkan sikap tenang.
Menangis saat ditinggal di sekolah merupakan hal yang wajar. Dengan pendampingan yang tepat, anak akan lebih mudah beradaptasi dan merasa nyaman di lingkungan baru. src-img : pexels
0 Komentar

3. Jangan Pergi Diam-Diam atau Kembali Setelah Berpamitan

Sebagian orang tua memilih meninggalkan sekolah tanpa berpamitan agar anak tidak menangis. Cara ini justru tidak dianjurkan karena dapat mengurangi rasa percaya anak kepada orang tua.

Begitu pula setelah berpamitan, usahakan tidak kembali lagi hanya karena mendengar anak menangis. Jika setiap tangisan membuat orang tua datang kembali, anak bisa belajar bahwa menangis adalah cara agar orang tua tetap berada di dekatnya.

4. Alihkan Perhatian Anak ke Aktivitas yang Menyenangkan

Berdasarkan jurnal International Journal of Business Law and Education mengenai separation anxiety pada anak usia dini, tangisan umumnya terjadi pada momen perpisahan.

Baca Juga:Mendengkur dan Sering Mengantuk di Siang Hari? Kenali Gejala Sleep ApneaIngin Anak Percaya Diri? Terapkan 5 Kebiasaan Baik Ini di Rumah

Namun, setelah perhatian anak dialihkan ke aktivitas bermain, berinteraksi dengan guru, atau bergabung bersama teman-temannya, rasa cemas biasanya mulai berkurang.

Karena itu, orang tua dapat bekerja sama dengan guru agar anak segera diajak mengikuti kegiatan yang disukainya sesaat setelah tiba di sekolah.

5. Bangun Komunikasi yang Baik dengan Guru

Masa adaptasi bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga guru.

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa anak cenderung lebih cepat menyesuaikan diri ketika guru menyambutnya dengan hangat, memberikan rasa aman, serta tidak memaksa anak berhenti menangis secara tiba-tiba.

Komunikasi yang baik antara guru dan orang tua juga memudahkan kedua pihak memantau perkembangan anak selama menjalani masa penyesuaian di sekolah.

6. Berikan Apresiasi atas Setiap Kemajuan

Setiap anak memiliki proses adaptasi yang berbeda. Ada yang cepat merasa nyaman, tetapi ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama.

Ketika anak mulai menunjukkan perkembangan, seperti lebih cepat tenang, berani masuk kelas sendiri, atau tidak lagi menangis terlalu lama, jangan lupa memberikan pujian atau apresiasi sederhana.

Baca Juga:5 Minuman yang Baik Dikonsumsi Sebelum Tidur agar Tidur Lebih NyenyakHapus File Besar WhatsApp dalam Hitungan Menit, Memori HP Langsung Lega

Dukungan positif seperti ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anak dan membuatnya lebih bersemangat menjalani aktivitas di sekolah.

7. Waspadai Jika Tangisan Berlangsung Terlalu Lama

Menangis pada awal masuk sekolah masih tergolong hal yang normal. Namun, orang tua perlu lebih waspada apabila tangisan berlangsung terus-menerus selama berminggu-minggu, semakin berat, membuat anak menolak sekolah, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-harinya.

0 Komentar