Penelitian yang dipublikasikan pada 2018 menunjukkan bahwa keracunan sianida dapat menjadi berat jika seseorang mengonsumsi sekitar 83 hingga 500 biji apel, tergantung berbagai faktor yang memengaruhi.
Sementara itu, dosis sianida yang diperkirakan dapat mematikan berada pada kisaran 50–300 miligram.
Setiap Orang Memiliki Tingkat Toleransi Berbeda
Perlu diketahui bahwa respons tubuh terhadap sianida tidak selalu sama pada setiap orang. Tingkat toleransi individu, jenis atau varietas apel, serta kondisi biji menjadi faktor yang dapat memengaruhi besarnya risiko.
Baca Juga:Mbappe Perlebar Jarak di Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Cetak Dua GolApakah Apel Benar-Benar Bisa Mengobati Insomnia? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Kamu Ketahui
Karena itu, meskipun menelan beberapa biji apel biasanya tidak menimbulkan masalah serius, membuang bijinya sebelum mengonsumsi apel tetap menjadi langkah yang lebih aman.
Selain Apel, Ini Makanan Lain yang Mengandung Senyawa Penghasil Sianida
Senyawa penghasil sianida ternyata tidak hanya ditemukan pada biji apel. Berbagai tanaman juga memiliki kandungan senyawa sianogenik alami.
Penelitian mencatat terdapat sedikitnya 55 jenis bahan kimia sianogenik yang ditemukan pada lebih dari 2.650 spesies tanaman.
Beberapa di antaranya berasal dari buah-buahan berikut:
- Pir
- Aprikot
- Ceri
Namun, yang berpotensi mengandung senyawa tersebut adalah bijinya, bukan daging buahnya. Buahnya sendiri tetap aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Selain itu, beberapa jenis kacang dari keluarga Rosaceae, seperti almond dan kacang mete, juga diketahui mengandung sejumlah amigdalin yang dapat menghasilkan sianida.
