RADARCIREBON.TV – Apel dikenal sebagai salah satu buah yang kaya nutrisi dan baik untuk kesehatan. Bahkan, ungkapan “an apple a day keeps the doctor away” sudah lama menjadi simbol manfaat apel bagi tubuh. Meski demikian, ada satu bagian dari buah ini yang perlu mendapat perhatian, yaitu bijinya. Tidak banyak yang tahu bahwa biji apel mengandung senyawa yang dapat melepaskan racun sianida ketika dicerna.
Meski terdengar mengkhawatirkan, menelan beberapa biji apel secara tidak sengaja umumnya tidak langsung membahayakan. Risiko keracunan baru meningkat jika biji apel yang telah dihancurkan atau digiling dikonsumsi dalam jumlah sangat banyak sehingga menghasilkan dosis sianida yang tinggi.
Biji Apel Mengandung Senyawa Penghasil Sianida
Biji apel mengandung amigdalin, yakni senyawa alami yang dapat melepaskan sianida saat mengalami proses pencernaan. Mengutip VN Express, sianida merupakan bahan kimia beracun yang dapat mengganggu fungsi organ penting, terutama jantung dan otak.
Baca Juga:Mbappe Perlebar Jarak di Top Skor Piala Dunia 2026 Usai Cetak Dua GolApakah Apel Benar-Benar Bisa Mengobati Insomnia? Ini Penjelasan Ilmiah yang Perlu Kamu Ketahui
Dalam jumlah tinggi, paparan sianida berpotensi menyebabkan kondisi serius, mulai dari kehilangan kesadaran hingga koma dan bahkan kematian.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, dosis sianida oral sekitar 1–2 miligram per kilogram berat badan dapat berakibat fatal.
Bagaimana Sianida Bekerja di Dalam Tubuh?
Mengacu pada Medical News Today, sianida bekerja dengan menghambat kemampuan sel tubuh menggunakan oksigen. Akibatnya, jaringan tubuh tidak memperoleh pasokan oksigen yang cukup untuk menjalankan fungsinya secara normal.
Gejala keracunan dapat muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah paparan, tergantung jumlah sianida yang masuk ke dalam tubuh.
Gejala Keracunan Sianida yang Perlu Diwaspadai
Keracunan sianida dapat menimbulkan berbagai gejala dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Gejala awal
Beberapa gejala yang dapat muncul pada tahap awal meliputi:
- Pupil mata melebar
- Sakit kepala
- Pusing
- Kebingungan
- Gejala berat
Apabila paparan sianida cukup tinggi, kondisi dapat berkembang menjadi lebih serius, seperti:
Baca Juga:Mitos Tidur 8 Jam? Ahli Jelaskan Kebutuhan Tidur Tiap Orang BerbedaRiset Terbaru: Berjemur Saja Belum Tentu Meningkatkan Kadar Vitamin D
- Penurunan kesadaran
- Tekanan darah rendah
- Kejang
- Koma
- Kematian
Amankah Jika Tidak Sengaja Menelan Biji Apel?
Kabar baiknya, menelan beberapa biji apel utuh umumnya tidak cukup untuk menyebabkan keracunan sianida. Risiko baru meningkat apabila biji apel telah dihancurkan atau digiling lalu dikonsumsi dalam jumlah besar sehingga senyawa amigdalin lebih mudah melepaskan sianida.
