RADARCIREBON.TV- Pernahkah Anda langsung berburu cokelat, es krim, atau boba tepat setelah selesai makan nasi? Dorongan untuk makan yang manis-manis ini kadang terasa sangat kuat dan susah sekali ditahan.
Kalau cuma sesekali, hal ini sebenarnya masih wajar. Namun, kalau sudah jadi rutinitas setiap hari, Anda perlu waspada.
Menariknya, keinginan mendadak untuk makan manis ini bukan cuma karena Anda doyan makan enak atau sekadar kebiasaan. Ada faktor biologis dan psikologis di dalam tubuh yang memicu kondisi tersebut.
Baca Juga:Galaxy A27 5G Resmi Rilis! Spek Naik Kelas, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga TerbarunyaManchester United Incar Gabriel Martinelli, Arsenal Siap Lepas tapi MU Harus Sikut 4 Raksasa Eropa
Melansir dari Beautynesia, berikut adalah empat alasan utama mengapa tubuh Anda sering tiba-tiba ngidam makanan manis:
1. Kurang Tidur
Saat Anda begadang atau kurang tidur, keseimbangan hormon di dalam tubuh akan terganggu. Menurut studi dalam jurnal Sleep, kurang tidur bisa meningkatkan hormon ghrelin (pemicu rasa lapar) dan menurunkan hormon leptin (pemberi sinyal kenyang).
Akibatnya, otak akan mencari cara cepat untuk mendapatkan energi instan, dan pilihan paling mudah adalah makanan yang tinggi gula.
2. Sering Melewatkan Waktu Makan
Membiarkan perut kosong terlalu lama atau sengaja melewatkan jam makan bisa membuat kadar gula darah anjlok.
Begitu gula darah turun drastis, tubuh akan langsung mengirim sinyal darurat untuk mencari sumber energi yang cepat diserap.
Roti, kue, atau minuman manis adalah jenis makanan karbohidrat sederhana yang paling cepat menaikkan gula darah tersebut.
3. Stres dan Emosi yang Tidak Stabil
Saat sedang stres, banyak pikiran, atau sedih, tubuh akan melepaskan hormon kortisol. Berdasarkan penelitian di jurnal Psychoneuroendocrinology, lonjakan hormon kortisol ini sangat erat kaitannya dengan dorongan emotional eating—yaitu pelarian ke makanan tinggi gula dan lemak.
Baca Juga:6 Bintang Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Macan Kemayoran Terancam Pincang Jelang Liga 1 2026/2027Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Susunan Pemain, dan Skor
Makanan manis sering kali dianggap sebagai “obat penenang” instan saat emosi sedang tidak karuan.
4. Efek Ketagihan karena Terlalu Sering Makan Manis
Makin sering Anda mengonsumsi gula, makin kecanduan pula otak Anda. Studi dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa gula bisa mengaktifkan sistem penghargaan (reward system) di otak yang bikin nagih.
Jadi, semakin sering Anda menuruti keinginan makan manis, tubuh akan terus meminta dosis yang lebih tinggi di kemudian hari.
