50 Hektar Lahan Pertanian Dilanda Kekeringan – Video

50 Hektar Lahan Pertanian Dilanda Kekeringan
0 Komentar

Lahan pertanian di Desa Wanakaya Kabupaten Cirebon mulai dilanda kekeringan. Pemerintah desa menyebut sekitar lima puluh persen dari seratus hektare sawah terdampak akibat menurunnya debit air irigasi sejak akhir Juni, yang diperparah oleh saluran irigasi yang dipenuhi sampah.

Kekeringan mulai melanda lahan pertanian di Desa Wanakaya Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Pemerintah Desa Wanakaya melalui Staf Ekonomi dan Pembangunan, Jojo Sumarjo, menyebut, kondisi kekeringan tahun ini terjadi lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, fenomena El Nino membuat debit air di jaringan irigasi terus menurun.

Akibatnya, sekitar lima puluh hektare dari total seratus hektare lahan pertanian mengalami kekeringan ekstrem. Petani terpaksa menggunakan sumur bor dan pompa air untuk menyelamatkan tanaman padi.

Baca Juga:PAN Kota Cirebon Perkuat Akar Rumput Lewat Program Kemasyarakatan – VideoMuscab PAN Kota Cirebon Optimis Capai Target Ambisius Pada Pemilu 2029 – Video

Jojo menilai kondisi tersebut diperburuk oleh saluran irigasi yang dipenuhi sampah sehingga aliran air tidak dapat mengalir secara optimal ke areal persawahan.

Menurut Jojo, dampak kekeringan tidak hanya menurunkan hasil panen, namun juga meningkatkan biaya produksi petani. Biaya pembersihan gulma disebut naik hingga dua kali lipat karena kondisi sawah semakin kering.

Pihak desa mengaku telah berkoordinasi dengan instansi pengairan dan Dinas PUPR untuk meminta normalisasi saluran irigasi. Namun hingga kini belum ada realisasi penanganan. Pemerintah desa berharap pembersihan saluran dan peningkatan debit air dapat segera dilakukan agar petani tidak mengalami kerugian lebih besar pada musim tanam kali ini.

0 Komentar