Intel Resmi Naikkan Harga Prosesor Core Ultra, Biaya Rakit PC Gaming Ikut Melambung

Laptop
Laptop canggih
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Intel resmi menaikkan harga sejumlah prosesor Intel Core Ultra terbaru yang menyasar pasar desktop dan gaming. Kebijakan ini membuat biaya merakit komputer (PC) gaming diperkirakan menjadi lebih mahal, terutama bagi pengguna yang ingin membangun sistem dengan prosesor generasi terbaru.

Kenaikan harga tersebut terjadi pada lini Core Ultra 200S Plus (Arrow Lake Refresh) yang sebelumnya diperkenalkan sebagai penerus seri Core Ultra desktop. Intel menaikkan harga resmi dua model unggulannya, yakni Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus, dengan kenaikan sekitar 30 hingga 50 dolar Amerika Serikat dibanding harga saat peluncuran.

Harga Prosesor Naik hingga Puluhan Dolar

Berdasarkan daftar harga terbaru, Core Ultra 7 270K Plus kini dibanderol sekitar US$339 hingga US$349, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran US$289 hingga US$299. Sementara Core Ultra 5 250K Plus mengalami kenaikan menjadi US$219 hingga US$229, dari sebelumnya US$189 hingga US$199.

Baca Juga:4 Laptop Ringan Terbaru 2026: Bobot di Bawah 1 Kg, Layar OLED & Baterai Tahan Lama!Gampang Banget! 3 Cara Menampilkan Layar HP ke Laptop untuk Presentasi, Nonton, atau Main Game

Penyesuaian harga tersebut sudah mulai terlihat di sejumlah toko ritel internasional dan diperkirakan akan berdampak pada harga komponen komputer di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Performa Lebih Tinggi

Meski mengalami kenaikan harga, Intel menghadirkan sejumlah peningkatan pada prosesor Core Ultra terbaru. Seri ini menawarkan jumlah Efficiency Core (E-Core) yang lebih banyak, peningkatan frekuensi komunikasi antarchip (die-to-die interconnect), serta dukungan memori DDR5-7200 secara native.

Intel juga menyematkan Binary Optimization Tool, perangkat lunak yang diklaim mampu mengoptimalkan performa aplikasi sehingga memberikan peningkatan kinerja, khususnya pada permainan (gaming) dan beban kerja produktivitas.

Rakit PC Gaming Jadi Lebih Mahal

Naiknya harga prosesor otomatis memengaruhi total biaya merakit PC, terutama bagi pengguna yang mengincar spesifikasi terbaru. Selain prosesor, pengguna juga perlu menyiapkan anggaran untuk motherboard, RAM DDR5, kartu grafis, pendingin, serta catu daya yang sesuai.

Bagi kalangan gamer maupun kreator konten, kenaikan harga ini menjadi pertimbangan tersendiri sebelum memutuskan melakukan upgrade perangkat. Sebagian pengguna bahkan diperkirakan akan memilih bertahan menggunakan prosesor generasi sebelumnya yang kini memiliki harga lebih kompetitif.

0 Komentar