Viral! China Gelar Duel Robot Humanoid Mirip UFC, Kepalanya Copot tapi Tetap Menang

foto
(Foto: Tangkapan layar YouTube URKL)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Dunia teknologi dan olahraga bela diri mendadak gempar. China baru saja menggelar ajang pertarungan robot humanoid pertama di dunia yang mirip dengan kompetisi tarung bebas UFC.

Digelar di dalam kandang (cage) khusus, dua robot saling baku hantam hingga membuat warganet berdecak kagum.

Kompetisi bertajuk Ultimate Robot Knock-out Legend (URKL) edisi perdana ini diresmikan di Nanshan Cultural and Sports Center, Shenzhen, China. Dalam laga pembukanya, dua robot tipe T800 yang identik saling bertukar pukulan dan tendangan di dalam arena hexagon.

Baca Juga:John Herdman Panggil 12 Pemain Naturalisasi ke Piala AFF 2026, Ini Daftarnya dan Nama-Nama yang Absen!Chelsea Rekrut Pelatih Spesialis Bola Mati Aston Villa, Enzo Maresca Punya Senjata Baru

Aksi sengit ini bahkan disaksikan langsung oleh aktor bela diri legendaris, Donnie Yen. Bintang film Ip Man tersebut mengaku terpukau dengan kecepatan, daya ledak, serta ketepatan gerakan dari kedua robot di atas arena.

“Sebelumnya saya hanya bisa melihat pertarungan robot di film-film fiksi ilmiah,” ujar Donnie Yen, dikutip dari South China Morning Post.

“Hari ini, melihat robot nyata bertarung dan berkompetisi dari jarak dekat, menyaksikan terobosan bersejarah ini secara langsung, sensasinya benar-benar jauh berbeda,” tambahnya.

Kepala Copot, Tapi Masih Bisa Membalikkan Keadaan!

Dua robot yang bertanding di laga pembuka ini masing-masing memiliki tinggi 1,73 meter dengan bobot 75 kilogram, mewakili tim Bullfighter dan White Eagle.

Pertarungan berjalan sangat sengit. Robot White Eagle sempat melancarkan tendangan memutar (tornado kick) yang sangat presisi hingga mengenai bagian kepala lawannya.

Saking kerasnya hantaman tersebut, modul sensor di bagian kepala robot Bullfighter sampai terlepas dan terlempar!

Uniknya, meski sudah kehilangan ‘kepalanya’, robot Bullfighter tidak langsung mati total. Berbekal sistem algoritma canggih pada bagian batang tubuh utamanya, robot ini masih bisa membaca pergerakan lawan, bertahan, hingga balik menyerang.

Baca Juga:Marselino Ferdinan Jadi Sorotan Media Singapura, Timnas Indonesia Makin Ditakuti di Piala AFF 2026Privasi Terancam? Ini Cara Menghapus Data Pribadi yang Muncul di Google dengan Mudah

Bullfighter akhirnya sukses membalikkan kedudukan dan mengunci kemenangan dramatis dengan skor akhir 3-2.

Perebutkan Hadiah Sabuk Emas Senilai Rp26,5 Miliar

Ajang URKL ini bukan sekadar pameran biasa. Antusiasme peserta tercatat sangat tinggi, di mana ada lebih dari 200 tim dari belasan negara yang mendaftar.

Setelah melalui seleksi ketat, tersaring 32 tim dari universitas dan lembaga penelitian elite dunia—seperti Universitas Tsinghua, Stanford, HKU, hingga Universitas Zhejiang.

0 Komentar