Google juga berupaya keras mengatasi tantangan ini dari sisi perangkat lunak. Barkat menyebutkan adanya upaya khusus untuk menurunkan kebutuhan memori di seluruh ekosistem Android dan aplikasi. “Perangkat dapat memiliki RAM yang lebih sedikit sambil tetap mempertahankan pengalaman pengguna yang hebat,” terangnya . Google mengklaim pendekatan AI, perangkat lunak, dan silikon full-stack-nya memungkinkan model pada perangkat untuk dimuat serta dieksekusi secara efisien .
Dengan kenaikan harga dan penyesuaian RAM ini, Pixel 11 diprediksi akan hadir sebagai ponsel flagship yang lebih mahal namun tetap mengandalkan optimalisasi perangkat lunak untuk memberikan pengalaman terbaik. Kita tunggu saja pengumuman resminya pada 12 Agustus mendatang!
