RADARCIREBON.TV- Banyak orang makan malam dengan nasi, telur setengah matang, lalapan, dan ayam goreng. Namun, makanan ini bisa menjadi racun jika tercemar atau ditangani dengan tidak tepat.
Makanan mentah, yang kurang matang, serta beberapa produk segar butuh perhatian khusus. Berikut jenis makanan yang bisa menyebabkan keracunan agar kamu lebih waspada.
10 Makanan yang Sering Menyebabkan Keracunan, Ada Nasi Salah Satunya
1. Nasi matang dan nasi goreng dari nasi sisa
Contoh bahayanya adalah bakteri Bacillus cereus.
Baca Juga:Jangan Asal Kasih! Inilah Batas Usia yang Aman Bayi Boleh Minum Air KelapaSiaran Langsung Pertandingan Barcelona vs Feyenoord di Liga Champions 2026 Malam Ini, Apakah Tayang di SCTV?
Studi menunjukkan bahwa sporanya dapat bertahan saat dimasak, lalu tumbuh ketika penyimpanan memungkinkan. Toksin penyebab muntah, cereulide, tahan panas.
Segera dinginkan nasi yang tidak dimakan; menggoreng ulang bukan jaminan menghilangkan toksin yang sudah terbentuk.
2. Daging ayam yang kurang matang
Salmonella dan Campylobacter dapat mencemari daging ayam. Bagian luar yang kecokelatan belum memastikan bagian dalam matang.
Sebaiknya gunakan termometer pangan jika ada. Suhu bagian terdalam ayam perlu mencapai sekitar 74 derajat Celcius.
Juga, pisahkan peralatan untuk ayam mentah dari makanan siap santap.
3. Telur mentah atau setengah matang
Telur dapat membawa bakteri Salmonella, termasuk ketika digunakan dalam minuman dengan campuran telur mentah.
Jadi, masak telur hingga putih dan kuningnya mengeras. Untuk resep yang tidak dimasak, pilih telur atau produk telur pasteurisasi.
4. Ikan tuna yang tidak dijaga tetap dingin
Bahaya pada ikan tertentu tidak hanya berupa infeksi. Aktivitas bakteri pembusuk dapat membentuk histamin, senyawa yang memicu keracunan. Setelah terbentuk, histamin tidak hilang dengan pencucian, pembekuan, atau pemanasan.
Baca Juga:Punya Peran Penting! Inilah 3 Potensi Manfaat dari Air Kelapa untuk Kesehatan GinjalBenarkah Air Kelapa Bisa Menetralkan Racun? Simak Penjelasan Ini
Pilih ikan yang disimpan dingin dan pertahankan rantai dinginnya sampai diolah.
5. Kerang mentah atau kurang matang
Kerang, terutama tiram mentah, dapat membawa Vibrio dan norovirus. Masak hingga matang dan hindari kontaminasi ulang setelahnya.
Saat membeli kerang atau makanan laut lainnya, belilah di toko yang bersih, tepercaya, serta patuhi peringatan keamanan hasil laut.
6. Susu mentah yang belum dipasteurisasi
Susu mentah dapat mengandung Campylobacter, Salmonella, atau E. coli penyebab penyakit. Label “segar” tidak menjamin bebas kuman.
