RADARCIREBON.TV- Ketika Anda mengalami gangguan pencernaan, makanan yang baru saja Anda santap biasanya menjadi hal pertama yang dipikirkan orang. Makan malam terakhir sering dikaitkan dengan sakit perut, mulas, atau diare. Saat keluhan muncul, kita juga bisa mempertimbangkan apakah makanan itu benar-benar penyebabnya.
Keracunan makanan tidak selalu mudah dikenali dari waktu munculnya gejala. Jeda antara makanan yang dikonsumsi dan tubuh mulai menunjukkan keluhan dapat berbeda pada setiap kasus. Berapa lama gejala keracunan makanan mulai terasa?
Berapa Lama Gejala Keracunan Makanan mulai Terasa?
1. Gejala bisa muncul beberapa jam setelah makan
Pada sebagian kasus, keluhan keracunan makanan dapat muncul cukup cepat. Mual, muntah, sakit perut, atau diare bisa dirasakan dalam hitungan jam setelah makanan yang terkontaminasi dikonsumsi. Kondisi seperti ini dapat terjadi ketika racun sudah terbentuk di dalam makanan sebelum makanan tersebut dimakan.
Baca Juga:Jangan Dianggap Sepele! Inilah 10 Makanan yang Sering Menyebabkan Keracunan, Ada Nasi Salah SatunyaJangan Asal Kasih! Inilah Batas Usia yang Aman Bayi Boleh Minum Air Kelapa
Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus termasuk bakteri yang dapat menghasilkan racun semacam itu. Gejalanya dapat muncul sekitar 1 hingga 6 jam setelah makanan dikonsumsi. Muntah dan mual sering menjadi keluhan yang menonjol pada keracunan yang berlangsung cepat seperti ini.
2. Ada keracunan yang baru terasa keesokan harinya
Jeda yang lebih panjang juga cukup umum ditemukan pada keracunan makanan. Gejala baru dapat dirasakan sekitar 12 hingga 72 jam setelah makanan yang terkontaminasi dikonsumsi. Jarak waktu dalam membuat makanan menjadi penyebab yang sering tidak langsung dicurigai.
Salmonella, Escherichia coli atau E. coli, dan Campylobacter termasuk beberapa bakteri yang dapat menyebabkan gejala setelah jeda tersebut. Diare, kram perut, mual, dan demam dapat muncul ketika infeksi mulai berkembang di saluran pencernaan. Keluhan juga bisa baru terasa beberapa hari setelah seseorang mengonsumsi makanan yang tercemar.
3. Tidak semua gejala keracunan makanan muncul bersamaan
Mual atau sakit perut dapat menjadi keluhan pertama yang dirasakan. Setelah itu, diare atau muntah bisa menyusul. Demam, lemas, dan sakit kepala juga dapat muncul selama tubuh menghadapi infeksi atau zat berbahaya yang masuk melalui makanan.
Urutan keluhan tidak selalu sama pada setiap orang. Jenis penyebab dan kondisi tubuh ikut memengaruhi gejala yang dirasakan. Bentuk diare pun dapat berbeda, mulai dari feses yang lebih cair sampai disertai darah pada kondisi tertentu.
