Wajah Lumpuh pada Salah Satu Sisi
Gejala paling khas adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi wajah. Kondisi ini membuat wajah terlihat turun atau terkulai sehingga tampak tidak simetris.
Pada sebagian kasus, kelumpuhan hanya bersifat ringan. Namun, ada pula penderita yang mengalami kelumpuhan total pada satu sisi wajah.
Sulit Menggerakkan Otot Wajah
Penderita Bell’s palsy sering mengalami kesulitan melakukan berbagai ekspresi wajah, seperti:
Baca Juga:Vietnam Simpan Strategi Bola Mati Jelang Duel Kontra Indonesia di Piala AFF 2026Benarkah Kebiasaan Kretek Leher Bisa Memicu Stroke? Ini Penjelasan Dokter
- Tersenyum.
- Mengangkat alis.
- Mengernyitkan dahi.
- Membuka atau menutup mata.
Gangguan ini terjadi karena saraf yang mengendalikan otot wajah mengalami peradangan.
Nyeri di Sekitar Telinga dan Rahang
Keluhan lain yang cukup sering muncul adalah rasa nyeri di sekitar telinga maupun rahang pada sisi wajah yang mengalami gangguan.
Menariknya, rasa nyeri tersebut bahkan dapat dirasakan sebelum kelemahan pada wajah terlihat jelas.
Telinga Menjadi Lebih Sensitif
Bell’s palsy juga dapat menyebabkan telinga pada sisi yang terdampak menjadi lebih sensitif terhadap suara.
Akibatnya, suara yang terdengar normal bagi orang lain bisa terasa lebih keras atau mengganggu bagi penderita.
Sakit Kepala dan Pusing
Sebagian penderita juga mengeluhkan sakit kepala maupun rasa pusing yang muncul bersamaan dengan gejala lainnya.
Penurunan Indra Perasa
Bell’s palsy dapat memengaruhi kemampuan mengecap rasa, terutama pada bagian depan lidah. Kondisi ini membuat sebagian penderita merasakan penurunan fungsi indra perasa.
Baca Juga:Anak Mulai Pendiam? Bisa Jadi Ini Tanda Merasa Tidak Didengar Orang TuaTeh Hijau Kaya Antioksidan, Ini Manfaatnya Jika Diminum Setiap Hari
Air Liur dan Air Mata Berubah
Perubahan produksi cairan tubuh juga dapat terjadi. Beberapa penderita mengalami mata yang lebih berair, sementara sebagian lainnya justru merasakan mata atau mulut menjadi lebih kering.
Selain itu, mulut pada sisi yang mengalami Bell’s palsy cenderung lebih mudah mengeluarkan air liur.
Apa Penyebab Bell’s Palsy?
Hingga kini, penyebab pasti Bell’s palsy masih belum diketahui secara pasti.
Namun, banyak ahli berpendapat bahwa kondisi ini berkaitan dengan peradangan dan pembengkakan pada saraf yang mengendalikan otot wajah.
Selain itu, infeksi virus juga diduga menjadi salah satu faktor pemicu. Salah satu virus yang sering dikaitkan dengan Bell’s palsy adalah virus herpes.
