Media Vietnam Terpukau Mitchell Baker, Striker Timnas Indonesia Langsung Dijuluki 'Pembunuh di Kotak Penalti'

foto
Mitchell Baker/ Instagram @aseanutdfc
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Debut manis Mitchell Baker bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 langsung mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.

Striker belia berumur 19 tahun itu tampil luar biasa dan memborong tiga gol sekaligus saat Skuad Garuda menggulung Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026).

Aksi impresif sang juru gedor jangung bertinggi 196 cm ini bahkan bikin media asal Vietnam, Tien Phong, berdecak kagum. Dalam ulasannya, mereka tanpa ragu menyematkan dua julukan mentereng untuk Baker: “Pembunuh di Kotak Penalti” dan “Permata Mentah”.

Baca Juga:Berat Badan Gampang Naik? Ini 5 Kebiasaan Sederhana agar Tetap Ideal Tanpa Diet EkstremAnak Anda Punya Tanda-Tanda Jenius? Kenali Ciri yang Diungkap Penelitian

Bikin Media Luar Ketar-ketir

Tien Phong menyoroti ketajaman Baker yang dinilai bakal jadi mimpi buruk bagi lini pertahanan lawan di Piala AFF 2026. Selain dibekali postur jangkung yang membuatnya dominan dalam duel udara, Baker juga dipuji karena pintar membaca ruang kosong dan pandai membangun chemistry dengan rekan setimnya.

“Sepak bola Asia Tenggara sedang menaruh perhatian pada sebuah ‘permata mentah’ menjanjikan bernama Mitchell Baker. Striker berusia 19 tahun ini memberikan dampak besar pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia lewat torehan hat-trick ke gawang Kamboja,” tulis Tien Phong dalam ulasannya.

Media tersebut menambahkan bahwa kehadiran Baker memberikan variasi serangan udara yang jauh lebih mematikan bagi Indonesia sebagai seorang target man.

Rekor Mentereng di Amerika Serikat

Kehebatan Baker di depan gawang sebenarnya bukan hal yang mengejutkan jika melihat rekam jejaknya. Sebelum berseragam merah-putih, ia menorehkan catatan gol yang sangat fantastis saat bermain di Amerika Serikat bersama Northwood High School.

Tak tanggung-tanggung, Baker mampu mencetak 141 gol hanya dalam kurun waktu 2,5 tahun, sekaligus menyabet gelar pencetak gol terbanyak (Golden Boot) selama dua musim berturut-turut.

Lini Depan Timnas Indonesia Makin Sesak dan Ngeri

Kehadiran Baker tentu menjadi angin segar bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Pilihan di sektor ujung tombak kini makin melimpah dan menjanjikan persaingan yang makin panas.

Sebelumnya, Indonesia sudah punya deretan penyerang berbakat seperti Rafael Struick, Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Jens Raven, hingga Ole Romeny. Masuknya nama Baker bikin lini serang Garuda tidak cuma tajam, tapi juga makin bervariasi.

0 Komentar