Pasca Kebakaran Aktivitas Pasar Sandang Tegal Gubug Kembali Normal – Video

Pasca Kebakaran Aktivitas Pasar Sandang Tegal Gubug Kembali Normal
0 Komentar

Dua hari setelah kebakaran melanda Blok G Pasar Sandang Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, aktivitas perdagangan tetap berjalan normal. Pengelola memastikan kebakaran yang menghanguskan puluhan kios tidak mengganggu roda perekonomian pasar dan kini fokus menata area terdampak.

Dua hari pasca kebakaran yang menghanguskan puluhan kios di Blok G Pasar Sandang Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, aktivitas jual beli di pasar terbesar di wilayah barat Kabupaten Cirebon itu kembali normal.

Pantauan di lokasi menunjukkan puing-puing bangunan yang terbakar masih berserakan. Deretan tiang beton berdiri di tengah sisa seng dan rangka bangunan yang hangus. Meski demikian, aktivitas perdagangan di blok lain tetap ramai. Pedagang dan pembeli masih melakukan transaksi karena area yang terdampak hanya berada di salah satu bagian pasar.

Baca Juga:PAD Parkir Seret, DPRD Soroti Kinerja Perumda Pasar – VideoDiduga Hendak Kabur Usai Tabrak Motor, Angkot Malah Tabrak Angkot Lain – Video

Pengelola Pasar Sandang Tegal Gubug memastikan kebakaran tidak sampai melumpuhkan aktivitas perdagangan secara keseluruhan. Dari sekitar 200 unit los di lorong tersebut hanya sekitar 30 los yang terbakar, sehingga dampaknya dinilai relatif kecil dibandingkan ribuan pedagang yang beraktivitas di pasar tersebut.

Saat ini pengelola memprioritaskan penataan area terdampak sekaligus menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi pedagang yang kehilangan tempat berjualan. Sebagian besar pedagang akan ditempatkan sementara di area parkir atau lokasi lain yang dinilai layak hingga proses renovasi selesai.

Sementara itu, Tarmin seorang pemilik kios yang biasanya berjualan pakaian, kini merasa terpukul atas terjadinya kejadian tersebut. Kini ia hanya bisa menunggu kiosnya di bangun kembali serta kepastian relokasi dari pengelola agar dapat kembali berjualan dan memperoleh penghasilan.

Dugaan awal penyebab kebakaran masih mengarah pada korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian yang kini masih melakukan pemeriksaan, termasuk terhadap barang bukti berupa KWH meter yang ditemukan dalam kondisi terbakar.

0 Komentar