Serupa tapi Tak Sama: Kenali Dulu Perbedaan dan Manfaat Scrub dan Lulur untuk Kulit Glowing

Perawatan
Ilustrasi Scrub krim kopi pada kulit manusia (istockphoto)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Scrub dan lulur menjadi dua produk perawatan tubuh yang sering digunakan untuk menjaga kebersihan sekaligus kesehatan kulit. Meski sering disangka sama, keduanya sebenarnya memiliki ciri khasnya masing-masing. Lalu, apa perbedaan lulur dan scrub?

Jika digunakan dengan benar, scrub dan lulur keduanya memiliki tujuan yang sama: merawat kulit dengan membersihkannya sekaligus mengangkat sel kulit mati.

Lulur merupakan skincare tradisional yang sudah digunakan oleh wanita Indonesia sejak lama, bahkan konon diperkenalkan oleh putri-putri kerajaan agar tetap terlihat cantik.

Baca Juga:Minggu Pagi! Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry: Jam Tayang dan Link Live StreamingKapan Timnas Voli Indonesia Main di SEA V Cup 2026 Putri Leg 2? Cek Jadwal dan Link Streaming

Sementara itu, scrub sendiri berarti menggosok dalam bahasa Inggris. Di dunia kecantikan, scrub merujuk pada bahan eksfoliasi fisik berupa butiran halus yang nantinya digosok-gosokkan ke kulit.

Saat ini, produk lulur dan scrub banyak dijual di pasaran. Namun, tak sedikit yang masih bingung membedakan keduanya karena lulur dan scrub memang sangat mirip. Di sini kita akan membahas perbedaan lulur dan scrub, lengkap dengan manfaatnya agar tidak salah pilih.

Apakah Scrub dan Lulur Berbeda?

Scrub dan lulur sering dianggap sama karena bertujuan membersihkan sekaligus mengangkat sel kulit mati, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, mulai dari segi tekstur hingga cara penggunaan. Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan lulur dan scrub yang patut diketahui:

1. Tekstur

Perbedaan paling menonjol dan mudah dikenali antara lulur dan scrub terletak pada teksturnya. Lulur umumnya memiliki konsistensi yang lebih lembut dan creamy, menyerupai pasta yang terasa halus di kulit.

Karakter teksturnya yang lebih halus ini membuat lulur terasa nyaman digunakan, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau untuk perawatan rutin tanpa risiko iritasi berlebih.

Sebaliknya, tekstur scrub cenderung lebih kasar karena mengandung butiran eksfoliator yang lebih besar. Butiran ini berfungsi membantu mengangkat sel kulit mati secara lebih intens. Karena lebih kasar, scrub biasanya tidak terlalu dianjurkan untuk kulit sensitif, berjerawat, atau yang mudah iritasi.

Di sisi lain, ukuran butiran pada produk scrub juga tidak selalu sama. Jika ukurannya cukup besar, scrub ini lebih cocok untuk bagian tubuh dengan kulit yang agak kasar, misalnya lutut atau tumit.

0 Komentar