Korea Utara Panggang Suhu 36,7 Derajat, Pemerintah Sarankan Warga Konsumsi Sup Daging Anjing

foto
ilustrasi/ gemini
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Korea Utara (Korut) tengah dipanggang gelombang panas ekstrem. Suhu udara di negara yang tertutup itu dilaporkan melesat hingga 36,7 derajat Celsius pada Kamis (6/8/2026), rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan cuaca di sana.

Menghadapi cuaca terik di periode puncak musim panas—yang dikenal dengan sebutan sambok—media pemerintah Korut gencar memberikan sederet panduan kesehatan. Salah satu saran yang paling menyita perhatian adalah imbauan untuk mengonsumsi sup daging anjing.

Mengutip harian Partai Buruh Korut, Rodong Sinmun, seorang dokter dari Pyongyang General Hospital menyarankan warga untuk melahap makanan yang menyegarkan seperti semangka, timun, dan kacang hijau.

Baca Juga:Jadwal Bola Malam Ini Lengkap 9-10 Agustus 2026, Ada Man City, Arsenal, Liverpool dan Chelsea!Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup: Kevin Diks dan Jay Idzes Dipastikan Tampil

Namun, di saat bersamaan, ia juga merekomendasikan “makanan bergizi” seperti bubur ikan, bubur kacang merah, dan sup daging anjing (dangogi-jang).

Bagi masyarakat Korut, konsumsi sup daging anjing didasari kepercayaan tradisional bahwa hidangan tersebut ampuh menjaga ketahanan tubuh di tengah cuaca panas.

Rodong Sinmun bahkan sampai menyitir pepatah lama yang menyebut, “bahkan jika sup daging anjing tumpah ke punggung kaki selama musim panas, itu menjadi obat.”

Saking populernya, kompetisi memasak daging anjing tingkat nasional bahkan sempat digelar awal tahun ini. Selain sup daging anjing, sup ayam gingseng (samgyetang) juga ikut dipromosikan sebagai sajian penangkal gerah.

Kantor berita resmi KCNA melaporkan restoran-restoran di Pyongyang disbu warganya yang mencari makanan penambah energi. Stasiun TV pemerintah pun tak henti-hentinya menayangkan panduan hidrasi, tips berenang, hingga batasan berolahraga di luar ruangan.

Sejauh ini, Korut belum merilis data resmi terkait jumlah korban jiwa akibat gelombang panas. Sebagai perbandingan, negara tetangganya, Korea Selatan, telah mencatat lebih dari 20 kasus kematian akibat cuaca ekstrem.

Di tengah situasi ini, media propaganda Korut tak lupa menyelipkan narasi kepahlawanan sang pemimpin tertinggi, Kim Jong-un.

Baca Juga:Jangan Langsung Minum Kopi Setelah Bangun Tidur! Ini Jam Terbaik Ngopi Menurut PakarBenjamin Sesko Segera Comeback, Manchester United Dapat Kabar Baik Jelang Premier League 2026/2027

Rodong Sinmun kembali mengangkat cerita-cerita lama saat Kim melakukan inspeksi di tengah cuaca panas ekstrem. Salah satunya kenangan tahun 2013 saat baju Kim basah kuyup oleh keringat ketika meninjau proyek konstruksi.

“Bahkan jika cuaca sangat panas hingga tidak tertahankan, pekerjaan yang harus dilakukan untuk rakyat tetap harus dilakukan,” ujar Kim kala itu, seperti ditulis ulang oleh Rodong Sinmun.

0 Komentar