Sejak 1 Juli lalu, para aplikator sejatinya sudah menerapkan Keputusan Menteri Perhubungan terkait pembagian hasil: 92 persen untuk pengemudi dan 8 persen untuk pihak aplikator. Pemotongan 8 persen ini dinilai sudah mulai memberikan dampak positif bagi kantong para driver.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa fokus utama dari lahirnya regulasi anyar ini tidak lain adalah demi memberikan jaminan keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi.
“Ya, kita pasti fokus utama kita kan perlindungan kerja ya. Itu nomor satu,” pungkas Yassierli.
