PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon menyelenggarakan Pengembangan Kapasitas Usaha atau PKU bagi ratusan nasabah PNM Mekaar maupun ULaMM. Tujuannya untuk mendorong agar UMKM bisa terus tumbuh dan naik kelas melalui program PNM, baik pembiayaan maupun pendampingan, hingga edukasi literasi keuangan agar terhindar dari masalah judol dan lainnya.
Pimpinan PNM Cabang Cirebon, Wina Rustiani, membawa semangat baru dalam memajukan UMKM yang ada di bawah binaan PNM Cirebon di wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan wilayah lainnya. Bahkan kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan, pemerintah daerah, serta lembaga keuangan dan lembaga strategis lainnya.
Salah satu kegiatannya berupa Pengembangan Kapasitas Usaha secara akbar yang kini dilaksanakan di wilayah Cirebon Timur. PKU Akbar menjadi bagian dari upaya PNM dalam memperluas pemberdayaan nasabah sekaligus membuka jejaring usaha dan akses pembiayaan. Kegiatan diisi dengan talkshow bersama sejumlah mitra PNM yang membahas berbagai hal terkait pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
Baca Juga:KONI Cirebon Siapkan 601 Kontingen Di Porprov Jabar 2026 – VideoUPTD PAPRJJ Wil 6 Benarkan Adanya Transaksi Jual Beli Aset Pemerintah – Video
Sepanjang 2026, PNM Cabang Cirebon telah menyalurkan pembiayaan sekitar 518 miliar rupiah kepada pelaku UMKM. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas nasabah, pendampingan usaha bagi 600 lebih perempuan yang menjadi pelaku UMKM.
Pemerintah daerah dan Otoritas Jasa Keuangan mendukung program PNM Cirebon dalam membantu UMKM naik kelas. Termasuk upaya pencegahan masalah keuangan agar para pelaku UMKM tidak terjerumus dalam masalah finansial seperti pinjol dan bahaya judol yang merusak pengelolaan keuangan usaha.
Selain program penting dalam PKU, PNM Cabang Cirebon juga memperkuat kegiatan TJSL. Lebih dari 50 kegiatan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, seperti penyaluran beasiswa, penanaman pohon produktif, ribuan mangrove, sanitasi, penyediaan air bersih, kesehatan, santunan, dan sarana ibadah. Komitmen PNM tidak hanya tumbuh sebagai lembaga pembiayaan, namun memberi kontribusi pemberdayaan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dari usaha mikro, kecil, dan menengah.