Sering Ngorok Tiap Malam Jangan Dianggap Sepele! Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan Serius

foto
ilustrasi/ sering ngorok saat tidur/ foto: gemini ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Kebanyakan orang menganggap ngorok alias mendengkur saat tidur sebagai hal biasa, apalagi kalau habis menjalani aktivitas yang menguras tenaga. Namun, kalau kebiasaan ini terjadi hampir tiap malam, jangan lagi dianggap sepele. Bisa jadi itu sinyal bahaya dari tubuh.

Praktisi kedokteran tidur, dr. Andreas Prasadja, RPSGT, menegaskan bahwa ngorok secara terus-menerus bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius.

Selama sekitar dua dekade menangani pasien di Indonesia, ia miris melihat masih banyak orang yang baru berobat setelah menderita gangguan tidur bertahun-tahun.

Baca Juga:Kalender MotoGP 2027 Resmi Dirilis! Ada 22 Seri, Mandalika Tetap Jadi Tuan RumahProfil Baila Fauri, Penyanyi no na yang Dikabarkan Dekat dengan Ivar Jenner

“Selama dua dekade, saya melihat pasien Indonesia datang dengan gejala yang sudah berlangsung bertahun-tahun, mendengkur keras, rasa lelah di pagi hari, sulit konsentrasi, tapi baru mau ke dokter setelah kondisinya sudah serius,” kata dr. Andreas dalam acara Health Talk: Are You Sleeping Right? di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Menurutnya, kalau cuma ngorok sesekali pas lagi capek berat, itu hal yang wajar. Tapi situasinya beda kalau ngorok terus-terusan setiap kali memejamkan mata.

“Kalau setiap tidur mendengkur, ini yang mesti kita waspadai, enggak boleh diabaikan, karena bisa jadi ada risiko kesehatan,” tegasnya.

Bisa Picu Darah Tinggi dan Gangguan Pernapasan

Gangguan tidur sering kali berkaitan erat dengan masalah pernapasan. Selain ngorok, orang yang mengalaminya kerap merasa lemas saat bangun pagi dan kusam alias susah fokus sepanjang hari, padahal merasa sudah tidur semalaman.

Yang lebih mengkhawatirkan, gangguan pernapasan saat tidur punya hubungan langsung dengan penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

“Sejak tahun 2003 sudah dinyatakan sebagai penyebab hipertensi,” jelas dr. Andreas.

Sayangnya, gejala-gejala ini kerap dibiarkan berlarut-larut hingga akhirnya memicu komplikasi kesehatan yang lebih berat.

Pentingnya Posisi Tidur dan Kasur yang Pas

Kualitas tidur tak cuma diukur dari seberapa lama kita berada di atas kasur, tapi juga bagaimana posisi tubuh saat beristirahat.

Baca Juga:BTS Rilis MV “Merry Go Round”, Baru 11 Jam Sudah Tembus 2,1 Juta Views!Pokémon UNITE Debut di Asian Games 2026, Timnas Esports Indonesia Langsung Menang 2-1!

Dalam kesempatan yang sama, para ahli juga membedah hubungan kualitas tidur dengan kesehatan tulang belakang dan kenyamanan kasur.

Dari riset terhadap lebih dari 550 pasien, ditemukan bahwa posisi tidur sangat memengaruhi titik tekanan tubuh. Misalnya saat tidur miring, tumpuan beban terbesar akan berada di area bahu dan pinggul.

0 Komentar