Tumpukan sampah liar yang telah bertahun-tahun menumpuk di RT 01 RW 01, Blok Sirandu, Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon akhirnya dibersihkan. Sebanyak 15 truk dikerahkan untuk mengangkut sampah dari lokasi yang berada di wilayah perbatasan tiga desa, yakni Setuku Kulon, Megu Cilik dan Tegal Wangi.
Tumpukan sampah yang didominasi limbah rumah tangga ini akhirnya diangkut dengan menggunakan 15 truk.
Camat Weru menyebut, pembersihan sampah liar ini merupakan kegiatan keempat. Sebelumnya, pembersihan dilakukan di TPS Megu Cilik dengan total pengangkutan mencapai 40 truk, TPS Weru Lor 20 truk, dan TPS Setu Wetan 40 truk.
Baca Juga:Aldyan Belanja Masalah Melalui Reses Di Dapil 5 Kesambi – VideoManfaatkan Musibah Kebakaran, Dua Pencuri Gasak Uang Dan Emas – Video
Berbeda dengan lokasi sebelumnya, sampah di Blok Sirandu merupakan sampah liar yang telah menumpuk selama hampir delapan tahun. Pasca pembersihan, pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan tiga desa untuk mencegah lokasi tersebut kembali menjadi tempat pembuangan sampah.
Pengawasan dan penanganan akan diperkuat melalui pembentukan satgas sampah, sementara di sejumlah TPS akan dipasang pembatas dan spanduk imbauan. Pemerintah juga mendorong masyarakat memilah sampah dari rumah, kemudian membuangnya ke TPS yang telah disediakan.
Namun, ketersediaan TPS di Kecamatan Weru saat ini dinilai belum mencukupi. Untuk sementara, sampah hasil pembersihanan akan dikoordinasikan untuk dibuang ke lokasi pembuangan akhir, di antaranya di Gunung Santri.
Sementara itu, Sekretaris Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru akan terus melakukan pengawasan serta himbauan berupa pemasangan spanduk agar kejadian penumpukan sampah tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Dengan kolaborasi antar-desa dan kesadaran masyarakat, pemerintah berharap persoalan sampah liar di wilayah perbatasan desa tidak kembali terulang.