Peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD, dinilai harus memberikan dampak yang lebih luas hingga ke tingkat desa. DPRD Kabupaten Cirebon mendorong adanya skema khusus agar peningkatan penerimaan dari sektor tertentu dapat kembali mendukung pembangunan desa.
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD dinilai perlu memberikan dampak yang lebih luas hingga ke tingkat desa. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori mengatakan, peningkatan PAD perlu diikuti kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa. Salah satu yang dapat ditempuh yakni menetapkan sektor pendapatan tertentu yang hasil peningkatannya dapat dialokasikan melalui bantuan keuangan desa, atau Bankeudes.
Ia menyebut, opsen pajak kendaraan bermotor serta pajak bumi dan bangunan, menjadi sejumlah sektor yang dapat dioptimalkan. Menurutnya, perlu ada kesepakatan mengenai sektor pendapatan yang dapat dimandatori, sehingga ketika penerimaannya meningkat, sebagian hasilnya dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan desa.
Baca Juga:Truk Kontainer Oleng Tabrak Truk Wing Box di Pantura – VideoTerminal Wisata Paniis Meriah Sambut HUT ke-34 Kec. Pasawahan – Video
Ia menilai, skema tersebut dapat menjadi salah satu cara agar peningkatan PAD tidak berhenti pada bertambahnya penerimaan daerah, tetapi juga memiliki manfaat yang dirasakan masyarakat. Khususnya, untuk mendukung pembangunan infrastruktur tertentu sesuai kebutuhan desa.
Di sisi lain, optimalisasi PAD dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab perangkat daerah. Para kuwu juga diharapkan ikut berperan melalui peningkatan kesadaran masyarakat sekaligus pemetaan potensi pendapatan yang ada di wilayah masing-masing.
DPRD Kabupaten Cirebon berharap, kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah desa dapat memperkuat penerimaan daerah, sekaligus memastikan peningkatan PAD memiliki dampak yang lebih nyata bagi pembangunan dan kebutuhan masyarakat di desa.