RADARCIREBON.TV- Pengguna Android wajib ekstra waspada. Ancaman malware perbankan kini makin ganas dan pintar menguras isi rekening.
Salah satu yang paling berbahaya adalah ToxicPanda (dikenal juga sebagai TgToxic), yang baru saja diperbarui ke versi 2.0 dengan kemampuan membobol data yang jauh lebih canggih.
Laporan terbaru dari tim peneliti keamanan siber Zimperium zLabs mengungkapkan bahwa ToxicPanda 2.0 kini dibekali 167 perintah jarak jauh (remote control).
Baca Juga:Setelah Maulid Nabi, Tak Ada Lagi Tanggal Merah hingga Desember! Ini Jadwal Libur 2026Jadwal dan Hasil Matchday 1 Liga Inggris: Man United Dipermalukan, Arsenal dan Man City Menang
Tak main-main, malware ini sudah memperluas jangkauan serangannya secara global dengan mengincar PIN dari lebih dari 140 aplikasi perbankan dan kripto.
Nyamar dan Manipulasi Layar Ponsel
Sebenarnya, ToxicPanda bukanlah barang baru karena sudah terdeteksi sejak Juli 2022. Namun pada versi teranyarnya ini, ia makin cerdik mengeksploitasi fitur Accessibility Services (Layanan Aksesibilitas) bawaan Android.
“Melalui penyalahgunaan layanan aksesibilitas Android, pelaku dapat mencuri setiap elemen antarmuka pengguna di layar, sekaligus menggunakan mekanisme pencurian kredensial berbasis overlay yang menargetkan 349 institusi keuangan di 16 negara,” jelas peneliti keamanan siber, Vishnu Pratapagiri, dikutip dari The Hacker News, Selasa (25/8/2026).
Jumlah target ini melonjak drastis dibanding versi terdahulu yang cuma mengincar 16 aplikasi perbankan.
Modus Operandi ToxicPanda 2.0
Untuk melancarkan aksinya tanpa disadari korban, ToxicPanda 2.0 mengandalkan sejumlah trik kotor:
Layar Pembaruan Palsu: Menampilkan halaman pembaruan sistem (system update) palsu secara penuh untuk mengelabuhi pengguna, sementara proses pembobolan diam-diam bekerja di latar belakang.
Trik Overlay Transparan: Memasang lapisan transparan yang tak kasat mata di atas layar untuk merekam setiap ketukan jari dan mengintip PIN transaksi korban.
Baca Juga:Timnas Basket Indonesia Rilis 12 Pemain FIBA Asia Cup 2029, 4 Nama Siap DebutHuawei MateBook Pro S Resmi Meluncur, Bobot Cuma 798 Gram tapi Bawa OLED 3,1K dan AI Canggih
Bajak Fitur Pengembang (Wireless Debugging): Mengaktifkan Opsi Pengembang (Developer Options) dan Wireless Debugging secara otomatis menggunakan mekanisme klik rahasia, guna mengambil alih kendali penuh (access shell) atas perangkat.
Kuasai Akses Device Administrator: Membujuk korban agar memberikan izin Device Administrator. Begitu izin mengalir, peretas bisa leluasa mengganti PIN atau kata sandi kunci layar HP Anda sesuai keinginan mereka.
Kebal Fitur Penghemat Baterai: Sanggup mengenali merek HP korban agar bisa menyesuaikan diri dan lolos dari fitur pembersihan sistem penghemat baterai. Hasilnya, malware ini bisa terus berjalan aktif tanpa henti.
