RADARCIREBON.TV- Veda Ega Pratama menjadi pembalap asal Indonesia yang mengikuti ajang balap dunia Moto3. Baru-baru ini, ia kembali mencuri perhatian setelah tampil di Moto3 Grand Prix (GP) Jepang 2026 di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Minggu (04/10/2026). Pembalap bernomor 9 itu mampu finis di urutan 11 dan membuatnya berada di posisi kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 105 poin.
Tampil di ajang balap motor dunia, ada banyak orang yang mungkin penasaran dengan sosok Veda Ega, tak terkecuali soal bayarannya di sana. Lantas, berapa gaji Veda Ega di Moto3? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini perkiraannya.
1. Gaji Veda Ega di Moto3
Secara umum, gaji pembalap Moto3 biasanya bergantung pada jenis kontrak dan prestasi yang dimiliki. Namun, tidak diketahui secara pasti berapa bayaran yang didapat Veda Ega Pratama di Moto3.
Baca Juga:Kapan Jadwal Timnas Indonesia Main Lagi Setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026?Jadwal Sepak Bola Malam Ini 6-7 Oktober 2026: Ada Pertandingan UNL, Argentina, dan Gulf Cup
Terlepas dari itu, Jorge Martin pernah memberi bocoran soal gaji para pembalap dari level Moto3, Moto2, hingga MotoGP berdasarkan pengalamannya. Melansir Motosan.es, dalam podcast Tengo Un Plan ia pernah mengungkap bahwa dirinya sempat mendapat gaji sebesar 40 ribu Euro (sekarang sekitar Rp800 jutaan) saat masih menjadi pembalap Moto3 di tim Aspar.
Jorge Martin juga menambahkan bahwa angkanya bisa lebih tinggi untuk pembalap berstatus bintang hingga jadi juara. Pembalap dalam kategori ini disebut mampu menghasilkan uang hingga 150 ribu Euro (sekarang sekitar Rp3 miliar).
2. Siapa Veda Ega Pratama?
Veda Ega Pratama lahir di Wonosari, Gunungkidul pada 23 November 2008. Saat ini, ia menjadi pembalap yang berkompetisi di Moto 3 World Championship 2026 bersama Honda Team Asia.
Melansir laman MotoGP, Karier Veda sebagai pembalap terinspirasi dan didorong oleh sang ayah, Sudarmono, yang dulunya juga menjadi pembalap motor nasional. Saat masih berusia 5 tahun, ia sudah mengendarai minibike sebelum nantinya mulai berkompetisi. Pada 2019, Veda bahkan telah memenangi Kejuaraan Nasional Balap Underbone.
Setelah mampu menunjukan performa menjanjikan di tingkat nasional, Veda berkesempatan diundang sebagai pembalap wildcard untuk berkompetisi di Asia Talent Cup 2021 di Mandalika. Veda terus mencatatkan kemajuan di edisi berikutnya dari Asia Talent Cup. Ia berhasil finis ketiga dalam musim penuh pertamanya pada 2022, lalu menjadi juara di musim 2023 setelah memenangi 9 dari 12 balapan.
