Ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi menolak rencana geothermal di kawasan Gunung Ciremai, di depan Pendopo Kabupaten Kuningan.
Ratusan mahasiswa lintas kampus dari Kuningan dan Cirebon, serta elemen masyarakat menggelar aksi menolak rencana geothermal di kawasan Gunung Ciremai.
Sekitar pukul 12 siang, massa berhasil merangsek masuk ke area pendopo dan menembus barikade petugas Polres Kuningan karena ingin bertemu langsung dengan bupati.
Baca Juga:Truk Kontainer Oleng Tabrak Truk Wing Box di Pantura – VideoTerminal Wisata Paniis Meriah Sambut HUT ke-34 Kec. Pasawahan – Video
Massa kemudian menduduki teras pendopo hingga bupati, Dian Rachmat Yanuar, datang bersama sekda dan sejumlah pimpinan SKPD, usai mengikuti sebuah agenda rakor.
Dalam dialog, bupati mengakui Pemkab Kuningan belum menerima surat resmi dari Kementerian ESDM terkait perkembangan terbaru geothermal Ciremai.
Bupati menyatakan akan mendalami status dan tahapan rencana tersebut terlebih dahulu, sebelum pemerintah daerah menentukan sikap.
Sementara itu, mahasiswa menyatakan penolakan terhadap rencana eksploitasi geothermal, karena khawatir berdampak terhadap ekosistem Gunung Ciremai. Mahasiswa juga berjanji akan kembali menggelar aksi jika dalam waktu dekat tak ada kejelasan sikap penolakan dari Pemkab Kuningan.
Mahasiswa juga berdialog langsung dengan Sekda Jabar melalui sambungan telpon untuk menyuarakan penolakan.
Selama aksi, Satlantas Polres Kuningan mengalihkan arus dari Cijoho menuju pusat kota, melalui jalur Pandapa Paramartha.