RADARCIREBON.TV – Rumah milik Nining (50), warga Dusun Tengah, RT 05/RW 02, Desa Pajawan Kidul, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, ludes terbakar pada Jumat (9/10/2026) dini hari. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp143 juta. Kobaran api sempat membuat warga sekitar panik karena khawatir merembet ke bangunan lain. Berdasarkan pendataan sementara UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, kerusakan mencakup bangunan rumah dan sejumlah barang berharga milik korban. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kronologi Kebakaran Dini Hari
Kebakaran pertama kali diketahui Alvan, tetangga korban yang juga menjadi pelapor kejadian. Ia mendengar suara letupan keras dari rumah di sebelahnya. Ketika keluar untuk memeriksa sumber suara, api ternyata sudah membesar. Alvan kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga yang berdatangan berusaha memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya.
Namun, besarnya kobaran api membuat upaya warga tidak cukup untuk mengendalikan kebakaran. Khawatir api menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya, Alvan segera menghubungi pusat layanan UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan. Petugas menerima laporan pada pukul 00.00 WIB. Satu menit kemudian, tim langsung berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.15 WIB.
Baca Juga:Jelang MotoGP Mandalika 2026, Garuda Indonesia Siapkan 14 Ribu Kursi Penerbangan Menuju LombokGaji Setara UMP Dikaji Bebas Pajak, Pemerintah Bahas Perubahan Batas PTKP
Kepala UPT Damkar bersama delapan anggota piket Regu 3 kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan dengan mengerahkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran. Penanganan berlangsung hingga pukul 02.00 WIB, dibantu anggota Polsek Lebakwangi, aparat desa, dan masyarakat setempat.
Kendala Pemadaman Akibat Rumah Berdekatan
Petugas menghadapi tantangan saat memadamkan kebakaran rumah Nining. Letak rumah warga yang saling berdekatan membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat dan hati-hati untuk mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya. Besarnya api juga membuat pasokan air dari dua kendaraan pemadam tidak mencukupi. Petugas harus mencari sumber air tambahan agar proses pemadaman dapat terus dilakukan sampai api berhasil dikendalikan.
Damkar menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan tidak menggunakan peralatan listrik yang sudah rusak.
