RADARCIREBON.TV- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan pesan menohok bagi para penikmat sepak bola Tanah Air, terutama para pengguna media sosial.
Ia meminta netizen berhenti melontarkan kritik kasar dan perundungan (cyberbullying) kepada para pemain Garuda saat hasil pertandingan tak sesuai harapan.
Herdman paham betul betapa besarnya ekspektasi masyarakat terhadap Tim Merah Putih. Namun, menurutnya, besarnya harapan tersebut jangan sampai berubah jadi serangan personal yang menjatuhkan mental pemain.
Baca Juga:PBSI Cairkan Bonus Rp4,8 Miliar untuk Atlet Bulu Tangkis di Asian Games 2026Pengalaman Mistik Nunung Srimulat: Warung Sepi Hingga Diteror Temuan Bungkusan Tanah Kuburan
“Saya melihat anak-anak ini memberikan yang terbaik. Mereka mencoba dan sangat bangga mewakili Garuda,” ujar Herdman saat diwawancarai media.
Pelatih asal Inggris ini mengaku kaget melihat derasnya tekanan dan hujatan di media sosial yang harus dihadapi para pemainnya. Menurut Herdman, beban berat membela negara justru makin terasa menghimpit akibat ulah netizen di dunia maya.
Ia pun meminta publik untuk lebih bersabar dan memberikan ruang bagi tim yang sedang berproses. Herdman mengingatkan bahwa sepak bola Indonesia masih dalam tahap berkembang dan belum bisa disamakan dengan negara-negara raksasa dunia.
“Kita bukan Brasil, Spanyol, atau Prancis. Kita adalah Indonesia. Kita bekerja keras dan menemukan jalan,” tegasnya.
Tak hanya kepada netizen, Herdman juga mengajak media dan para pemilik pengaruh (influencer) di ruang publik untuk tidak memperkeruh suasana dengan menggoreng narasi kebencian.
Ia mengapresiasi para suporter yang selalu memberikan dukungan luar biasa langsung dari tribun stadion. Bagi Herdman, perilaku segelintir orang di media sosial sama sekali tidak mencerminkan wajah asli suporter sepak bola Indonesia yang menyatu di lapangan.
Pesan Herdman sangat jelas: teruslah beri dukungan penuh bagi para pemain yang berjuang demi nama bangsa, dan biarkan mereka belajar serta berkembang dari proses yang ada.
