RADARCIREBON.TV – Perubahan jadwal Piala Asia 2027 ternyata membawa berkah tersendiri bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda kini memiliki waktu lebih panjang untuk mematangkan persiapan, memperbaiki kelemahan tim, hingga membuka peluang mendatangkan pemain diaspora baru.
Piala Asia yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2027 mengalami perubahan jadwal menjadi 23 Desember 2026 hingga 21 Januari 2027. Perubahan ini memberikan kesempatan lebih besar bagi pelatih John Herdman untuk membangun kekuatan Timnas Indonesia, terlebih masih ada sejumlah pemain yang membutuhkan waktu pemulihan akibat cedera.
Pengamat sepak bola nasional, Ropan Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, menilai perubahan jadwal Piala Asia bisa dimanfaatkan secara positif oleh John Herdman. Menurutnya, tambahan waktu persiapan akan memberikan keuntungan bagi Timnas Indonesia, terutama dalam membangun komposisi skuad yang lebih kompetitif.
Baca Juga:John Herdman Sentil Netizen Indonesia, Minta Hentikan Hujatan dan Cyberbullying ke Pemain TimnasJustin Hubner Bela-belain John Herdman dari Hujaman Kritik: Dia Top!
“Situasi ini dinilai memberikan ruang lebih luas bagi John Herdman untuk mengevaluasi performa pemain sekaligus mencari tambahan kekuatan baru,” kata Bung Ropan dikutip dari Sportify Indonesia, Kamis (5/11/2026).
Pekerjaan Rumah Herdman
Salah satu keuntungan terbesar dari perubahan jadwal tersebut adalah kesempatan untuk mematangkan taktik dan strategi permainan. John Herdman masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk membuat Timnas Indonesia tampil lebih konsisten.
Meski sudah menunjukkan perkembangan positif, kekuatan Skuad Garuda dinilai masih membutuhkan pembenahan di beberapa posisi. Terutama lini depan dan sektor sayap yang dinilai masih perlu tambahan pemain berkualitas. Selain itu, kedalaman lini tengah juga menjadi perhatian agar Timnas Indonesia mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.
Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, Herdman diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa pemain. Ia juga memiliki kesempatan untuk menguji berbagai formasi dan strategi sebelum turnamen bergengsi tersebut dimulai. Dua pemain diaspora yang disebut siap membuat kejutan juga menjadi salah satu faktor yang dinantikan kontribusinya.
PSSI dan tim pelatih pun diharapkan memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin. Termasuk dalam menentukan prioritas posisi yang paling mendesak untuk diperkuat, baik melalui pemain yang sudah ada maupun potensi naturalisasi tambahan.
