Siswa SMPN 7 Kota Cirebon membuat eco enzim secara massal di lingkungan sekolah. Dengan memanfaatkan limbah organik seperti kulit buah jeruk serta sayuran, para siswa mengolah dari awal sampai menjadi produk bermanfaat.
Ratusan siswa secara tertib berbaris sambil membawa sampah organik untuk ditimbang. Mereka bukan sedang mengantre bank sampah, namun sampah organik sisa makanan seperti kulit buah jeruk hingga sayuran, akan dijadikan bahan dasar pembuatan eco enzim.
Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas tujuh, delapan, dan sembilan, mengikuti praktik pembuatan eco enzim secara bersamaan. Tujuannya untuk mengedukasi para siswa mengenai pentingnya mengolah sampah organik yang bisa dimanfaatkan menjadi produk yang lebih bernilai. Bahan sayuran dan kulit buah diolah dan di campur dengan gula merah dan air sebagai molase untuk kemudian difermentasi.
Baca Juga:PDAM Tirta Jati Baru Tambah 1.200 Pelanggan – VideoLonjakan Harga Pakan Bebek Ancam Peternak Kuningan – Video
Semua bahan yang telah diolah oleh para siswa akan disimpan di wadah besar seperti toren yang di tutup rapat selama 3 bulan untuk membantu proses penguraian. Hasil dari proses tersebut akan akan menghasilkan cairan eco enzim yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci tangan dan pembersih.
Selain inovasi eco enzim, SMPN 7 juga berkesempatan dikunjungi Universitas Pertamina untuk mengetahui berbagai pengembangan yang dipraktekkan di sekolah, agar kedepan bisa berkolaborasi dan mendukung inovasi yang dilakukan siswa dan guru.