Jambore Kesetaraan, Buktikan Siswa PKBM Bisa Berprestasi – Video

Jambore Kesetaraan, Buktikan Siswa PKBM Bisa Berprestasi
0 Komentar

Tujuh belas Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM meramaikan Jambore Kesetaraan yang digelar untuk pertama kalinya. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa Paket A B dan C untuk menunjukkan kemampuan, mengasah potensi, sekaligus membuktikan bahwa pendidikan nonformal bukanlah pilihan kelas dua.

Suasana meriah mewarnai pelaksanaan Jambore Kesetaraan yang diikuti belasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM di Kota Cirebon. Para siswa dari program Paket A B dan C berkumpul, mengikuti berbagai kegiatan yang tak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga kreativitas dan keberanian untuk tampil di depan umum.

17 PKBM dari total 23 PKBM yang ada di Kota Cirebon, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rangkaian jambore diawali dengan gerak jalan di sekitar kawasan Dinas Pendidikan, dilanjutkan dengan lomba karaoke lagu daerah, pembuatan kerajinan dari barang bekas, hingga lomba terompah sebagai penutup kegiatan.

Baca Juga:Diduga Gagal Salip Kontainer, Pelajar Tewas Kecelakaan – VideoTJSL PNM Bangun Sumur Bor dan MCK di Matangaji – Video

Menariknya, Jambore Kesetaraan ini digelar melalui inisiatif dan swadaya PKBM, tanpa dukungan anggaran khusus. Meski demikian, kondisi ini tidak mengurangi semangat para peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Jambore ini juga menjadi momentum untuk mengangkat keberadaan pendidikan nonformal yang selama ini masih kerap dipandang sebelah mata. Padahal, PKBM memiliki peran penting dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah atau anak tidak sekolah.

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Handi Sogiyanto, peserta PKBM memilih jalur pendidikan kesetaraan karena berbagai kondisi, mulai dari harus bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, menikah, hingga keterbatasan tertentu yang membuat mereka tidak dapat menempuh pendidikan formal.

Sementara, melalui program Paket A setara Sekolah Dasar, Paket B setara Sekolah Menengah Pertama, dan Paket C setara Sekolah Menengah Atas, para peserta didik tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan meningkatkan kualitas diri. Bahkan, PKBM kini menjadi ruang bagi beragam kalangan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Termasuk mereka yang telah bekerja, menjalani pendidikan pesantren, hingga peserta didik penyandang disabilitas.

Setiap tahunnya, PKBM di Kota Cirebon diperkirakan meluluskan sekitar seribu peserta didik. Angka ini menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan menjadi salah satu jalur penting dalam membuka kesempatan belajar bagi masyarakat.

0 Komentar