RADARCIREBON.TV- Peringatan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai gelombang aksi unjuk rasa.
Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus ternama di Indonesia yang tergabung dalam aliansi Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) menggelar demo besar-besaran di Jakarta pada Selasa (20/10/2026).
Massa mengkritik tajam jalannya pemerintahan selama dua tahun terakhir. Berbagai isu krusial mulai dari carut-marut ekonomi, maraknya korupsi, ancaman kebebasan berpendapat, hingga krisis lingkungan menjadi sorotan utama dalam aksi ini.
Baca Juga:Tarif Listrik PLN 19–25 Oktober 2026 Tidak Naik, Cek Harga per kWh Semua GolonganMan City Kena Badai Cedera Menjelang Laga Liga Champions: Haaland Masih Meragukan, Semenyo Dipastikan Absen
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Yatalathof Imawan, menegaskan bahwa kedatangan mereka ke jalan bukan lagi untuk sekadar meminta evaluasi kinerja kabinet.
“Kami aksi tapi bukan untuk minta evaluasi. Dua tahun pemerintahan yang gagal untuk apa dievaluasi? Kita bergerak karena sudah tidak ada harapan,” tegas pria yang akrab disapa Athof tersebut.
Menurut Athof, kedaulatan rakyat saat ini telah terancam oleh berbagai kebijakan penguasa yang dinilai menindas masyarakat kecil di daerah-daerah.
5 Tuntutan Utama Aksi Mahasiswa
Dalam unjuk rasa kali ini, aliansi mahasiswa membawa lima poin tuntutan mendesak untuk ditujukan langsung kepada pemerintah:
1. Tangani Bencana Lingkungan: Meminta pemerintah menetapkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta banjir sebagai bencana nasional, menjamin kesehatan warga terdampak, serta mencabut izin dan mengadili korporasi perusak lingkungan.
2. Perbaiki Ekonomi: Mendesak pembenahan tata kelola kebijakan ekonomi nasional guna mengembalikan kepercayaan pasar.
3. Jamin Kebebasan Berpendapat: Menuntut pemerintah menghentikan segala bentuk pembatasan dan penekanan terhadap hak bersuara masyarakat.
Baca Juga:Bus Suporter PSS Sleman Kecelakaan di Tol Ngawi, 4 Orang Meninggal DuniaBikin Bangga! Zaskia Putri Bawa Pulang Perunggu dari Kejuaraan Dunia Karate Junior 2026 di Polandia
4. Sikat KKN: Memberantas habis praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dinilai kembali marak.
5. Layanan Publik Terjangkau: Menurunkan biaya pendidikan, kesehatan, serta fasilitas publik yang makin mahal, sekaligus menjamin aksesnya merata untuk seluruh lapisan masyarakat.
Titik Kumpul dan Kampus yang Terlibat
Aksi demonstrasi hari ini dipusatkan di dua titik strategis Jakarta Pusat:
- Pukul 09.00 WIB: Massa berimbas di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng.
- Pukul 14.00 WIB: Puncak aksi dipusatkan di kawasan Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih.
Gerakan ini melibatkan lintas kampus dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya BEM UI, KM ITB, BEM Unpad, BEM Undip, BEM Unnes, Sema UGM, BEM UPN Veteran Yogyakarta, BEM Unair, hingga EM Universitas Brawijaya (UB).
