Penataan bantaran Sungai Sukalila Kota Cirebon mulai menunjukkan perubahan wajah kawasan, namun proyek sepanjang 1 koma 8 kilometer ini belum sepenuhnya rampung. Di tengah progres yang diklaim sudah mencapai 75 persen, Pemkot Cirebon kini menyiapkan rencana pembangunan jembatan gantung khusus pejalan kaki.
Penataan bantaran Sungai Sukalila Kota Cirebon terus berjalan, proyek yang menyasar sisi kiri dan kanan sungai sepanjang sekitar 1 koma 8 kilometer ini diklaim telah mencapai progres 75 persen. Namun, pekerjaan masih menyisakan sejumlah tahapan sebelum kawasan ini benar-benar bisa dinikmati masyarakat.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyebut, penataan Sukalila mulai mengubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lebih tertata. Meski demikian, penyelesaian proyek masih menjadi pekerjaan yang harus dikejar pemerintah, targetnya akhir Desember 2026, atau paling lambat Januari 2027.
Baca Juga:Warga di Sumber Ada yang Tak Kenal Nama Bupati dan Wabup – VideoBerbagai Kreativitas Ditampilkan di Peringatan Bulan Bahasa – Video
Tak hanya mengandalkan penataan bantaran dan jalur pedestrian, Pemkot Cirebon juga menyiapkan rencana pembangunan jembatan khusus pejalan kaki. Jembatan ini direncanakan menghubungkan kawasan Kalibaru Selatan dengan Kalibaru Utara, dengan model menyerupai jembatan gantung.
Wali Kota menegaskan, jembatan nantinya hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sehingga kendaraan bermotor maupun sepeda tidak diperbolehkan melintas. Rencana ini menambah daftar pekerjaan yang perlu direalisasikan agar penataan Sukalila tak berhenti pada perubahan tampilan kawasan semata, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi warga.
Proyek penataan ini dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung melalui sinergi dengan Kodam Tiga slash Siliwangi dan Pemerintah Kota Cirebon. Dengan progres yang telah mencapai 75 persen, publik kini menunggu penyelesaian penataan Sukalila sekaligus kejelasan realisasi jembatan gantung yang dirancang menghubungkan dua kawasan Kalibaru.