Peran Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Kabupaten Cirebon dalam menyebarluaskan informasi program pemerintah kembali menjadi sorotan. Seorang pedagang es doger di Kecamatan Sumber mengaku tidak pernah mendapatkan informasi dari media resmi pemerintah, bahkan tidak mengetahui nama bupati dan wakil bupati Cirebon.
Peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon dalam memastikan informasi program pemerintah sampai kepada masyarakat menjadi sorotan. Hal ini menyusul pengakuan seorang pedagang es doger yang mengaku tidak pernah mendapatkan informasi dari media resmi pemerintah.
Pedagang yang telah tiga tahun berjualan di wilayah Sumber tersebut mengaku selama ini hanya mengandalkan media lokal, termasuk Radar Cirebon, untuk mengetahui informasi terkait pembangunan dan program daerah yang di jalankan.
Baca Juga:Operasi Gabungan Sisir Tempat Kos – VideoPolisi Ringkus 5 Tersangka Pengeroyokan Maut – Video
Bahkan ironisnya, ia mengaku tidak mengetahui nama bupati dan wakil bupati Cirebon. Ia juga mengaku belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. Kondisi ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah, khususnya Diskominfo, dalam menjangkau masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.
Padahal, penyebarluasan informasi publik menjadi salah satu peran penting Diskominfo, agar masyarakat dapat mengetahui program, kebijakan, hingga pelayanan yang disediakan pemerintah daerah.
Persoalannya, bukan hanya ketersediaan informasi di media digital atau kanal resmi pemerintah, melainkan juga sejauh mana informasi tersebut benar-benar menjangkau masyarakat, termasuk pedagang kecil yang belum tentu aktif mengakses media sosial pemerintah.
Kondisi ini menjadi tantangan bagi Diskominfo Kabupaten Cirebon untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi publik, agar informasi pemerintah tidak hanya dipublikasikan, tetapi juga diketahui dan dipahami oleh masyarakat.