Budidaya Jangkrik Hasil Dari Retribusi Pengelolaan Sampah

0 Komentar

Pemerintah Desa Megu Gede Kabupaten Cirebon, membuat budidaya jangkrik hasil dari retribusi pengelolaan sampah. Budidaya jangkrik dikelola langsung oleh divisi sampah di Desa Megu Gede.

Pemerintah Desa Megu Gede Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, memaksimalkan retribusi pengelolaan sampah untuk membuat budidaya jangkrik. Budidaya jangkrik ini, diinisiasi langsung oleh divisi pengelolaan sampah dan didukung penuh oleh Pemerintah Desa Megu Gede.

Retribusi pengelolaan sampah, diputar tidak hanya untuk operasional. Namun, budidaya jangkrik ini dianggap memiliki prospek yang bagus sebagai unit usaha untuk mengembangkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga:Polemik Ponpes Al ZaytunKasus HIV Aids Di Kota Cirebon Masih Tinggi

Menurut Kaur Program Desa Megu Gede, jangkrik memiliki market yang bagus karena banyak budidaya ikan dan peternakan burung yang membutuhkan jangkrik sebagai pakan.

Sementara, kendati baru sekitar dua bulan dibentuk, kawasan budidaya jangkrik ini diproyeksikan akan membantu divisi pengelolaan sampah dalam mengembangkan ekonomi dan memaksimalkan pengolahan sampah. Bahkan dalam jangka panjang, Pemerintah Desa Megu Gede optimis budidaya jangkrik akan mampu menyumbang pendapatan asli desa.

0 Komentar