8 Bocah Pesta Miras

0 Komentar

Miras oplosan kembali menelan korban jiwa. Di Kabupaten Cirebon, seorang bocah 13 tahun tewas usai berpesta miras bersama rekan-rekan seusianya. Korban yang sebelumnya mengeluhkan pusing, mual dan sesak dada meninggal saat menjalani perawatan. Selain mengakibatkan satu orang tewas, pesta miras ini juga menyebabkan satu bocah lainnya kritis.

Suasana duka masih menyelimuti rumah R, bocah 13 tahun asal Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Selasa siang. Keluarga tak menyangka, R yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, meregang nyawa diduga akibat minuman keras oplosan. Sebelumnya, pada Minggu sore hingga Senin siang kemarin, R sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon dengan keluhan pusing, mual dan sesak dada, namun nyawanya tak dapat tertolong.

Selain mengakibatkan hilangnya nyawa R, pesta miras oplosan yang dilakukan delapan pelajar SMP tersebut juga mengakibatkan satu bocah lainnya kritis. Korban kritis yang merupakan rekan dari R, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon. Dengan keluhan yang sama, D, dirawat secara khusus sejak Minggu sore dan hingga kini kondisinya terus membaik.

Baca Juga:Kelurahan Sukapura Buka Pendaftaran Anggota KPPSSosialisasi Dan Pencegahan Anti Korupsi Sejak Dini

Pesta miras oplosan yang dilakukan delapan anak di bawah umur tersebut, terjadi pada sabtu malam minggu kemarin di lapangan bola Dukupuntang. Para korban diduga menenggak miras yang dicampur minuman suplemen. Bahkan, BB miras berikut suplemen campuran itu sudah diamankan pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

R, korban meninggal dalam pesta miras oplosan ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga usai menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu. Petugas kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri asal minuman haram tersebut. Kasusnya kini ditangani Satreskrim Polresta Cirebon

0 Komentar