Rawon : Sajian Sup Terenak di Dunia Versi Taste Atlas dari Jawa Timur

Rawon (Jabar Ekspres)
0 Komentar

RADARCIREBON.TVRawon merupakan masakan khas Indonesia dengan tampilan berupa sup daging dengan kuah hitam. Masakan khas Jawa Timur ini memang terkenal dengan warnanya yang gelap. Hal itu berkaitan dengan penggunaan keluak yang menjadi bahan utama dari masakan ini.

Walaupun berasal dari Jawa Timur, namun masakan ini telah populer di seluruh Indonesia. Konon, bisa saja variasi terdapat dalam resepnya, tergantung dari daerah masing-masing. Hanya saja, warna gelap dan rasa yang kaya merupakan ciri khas dari rawon secara keseluruhan.

Masakan ini memiliki aroma yang nikmat dengan rasa yang lezat berkat rempah-rempah yang kuat di dalamnya. Rempah-rempah tersebut terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, ketumbar, dan serai yang akan menghasilkan aroma yang kuat untuk masakan ini.

Baca Juga:Tayang Nanti Malam di Trans 7, Berikut Sinopsis dari Film KKN di Desa PenariCara Agar TV Jernih dan Bebas dari “Pasukan Semut” Tanpa Menggunakan Booster

Masakan Khas Indonesia Asal Jawa Timur

Rawon dinobatkan menjadi sup terenak di dunia versi Taste Atlas yang menduduki posisi puncak pada Juli lalu. Secara keseluruhan, masakan ini mendapatkan raihan bintang yang menggungguli sajian sup lainnya. Bahkan, mengalahkan ramen yang merupakan sajian mie dari Jepang.

Konon, masakan asal Jawa Timur ini telah berusia “tua” yakni lebih dari 1000 tahun. Penyebarannya di Jawa Timur sehingga terkenal sebagai masakan khas Jawa Timur. Berbeda dengan Jawa Timur, di Blora dan Surakarta, masakan ini biasanya di tambah dengan santan.

Penyajiannya dengan menggunakan daging sapi yang di potong kecil, terutama bagian sandung lamur. Kemudian dilengkapi dengan pelengkap lainnya seperti tauge pendek, telur asin, daun bawang, kerupuk udang, empal atau daging sapi goreng, dan sambal.

Namun ada juga yang menikmati masakan ini dengan olahan jeroan yang menjadi pelengkapnya. Berbeda dengan Pasuruan, masakan khas Jawa Timur ini biasa di makan dengan mendol atau perkedel tempe yang disajikan di atas daun pisang.  

0 Komentar