RADARCIREBON.TV-Jantung berdebar atau palpitasi adalah kondisi ketika jantung berdegup kencang, bahkan sensasinya dapat dirasakan hingga ke tenggorokan atau leher.
Detak jantung normal orang dewasa berkisar antara 60–100 kali per menit. Bila jantung berdetak melebihi angka tersebut, Anda akan merasakan debaran kencang di bagian dada.
Pada kondisi tertentu, jantung berdebar memang bisa menjadi tanda adanya penyakit jantung.
Baca Juga:Kenali Anatomi Otak Dan Tulang Belakang Beserta Sel Saraf Yang Berkaitan.Sindrom Down Bisa Pulih Dan Di Sembuhkan Dengan Terapi Okupasi !
Biasanya, kondisi ini di sertai dengan keluhan lain, seperti nyeri dada yang menjalar hingga ke bahu atau punggung, pusing, mual, keringat dingin, sesak napas, hingga lemas.
Namun, selain penyakit jantung, ada banyak kondisi yang juga bisa menyebabkan jantung berdebar.
Beberapa Penyebab Jantung Berdebar
Jantung berdebar bisa di sebabkan oleh banyak hal, baik yang sifatnya ringan mapun serius.
Namun, Anda perlu waspada bila keluhan jantung berdebar tidak kunjung mereda atau disertai gejala lain.
Hal ini karena keluhan tersebut bisa saja di sebabkan oleh suatu kondisi atau penyakit, seperti:
1. AnemiaAnemia merupakan kondisi ketika seseorang kekurangan sel darah merah. Gejalanya dapat berupa jantung berdebar dan biasanya di sertai dengan kelelahan, wajah pucat, hingga sesak napas.
2. HipertiroidismeKondisi ini terjadi ketika kadar hormon tiroid meningkat terlalu tinggi dan terlalu aktif.
Baca Juga:Cara Menangani Dan Menjaga Kesehatan Sistem Saraf Serta Otak Kita !10 Penyebab Rusaknya Sistem Saraf Pada Manusia,Yuk Simak Apa Saja !
Selain merasakan dada atau jantung berdebar, penderita hipertiroidisme juga bisa mengalami gejala berupa sering cemas, cepat lelah, susah tidur, tubuh lemas dan gemetaran, serta banyak berkeringat.
Sebagian orang yang memiliki kondisi ini juga mengalami fibrilasi atrium, yaitu kondisi ketika irama jantung tidak beraturan.
3. HipoglikemiaNilai normal gula darah berada di rentang antara 70–140 mg/dL. Kondisi hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah turun hingga jauh di bawah nilai normalnya.
Orang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami gejala berupa jantung berdebar, pusing, lemas, pucat, keringat dingin, dan tremor atau tubuh gemetaran.
4. DehidrasiDehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi bisa terjadi karena kurang minum atau makan, diet ekstrem, atau penyakit tertentu, seperti diare dan muntah-muntah.
Saat tubuh dehidrasi, jantung akan bekerja lebih kuat untuk mengalirkan darah dan cairan ke seluruh tubuh.
Selain jantung berdebar, dehidrasi juga bisa menimbulkan gejala lain berupa lemas, bibir kering, urine berwarna pekat, dan tidak buang air kecil sama sekali.
5. AritmiaJantung berdebar juga bisa menjadi gejala gangguan serius pada jantung, seperti aritmia.
Aritmia merupakan kelainan irama jantung yang membuat detak jantung menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan, sehingga tidak dapat memompa darah dengan baik.
6. DemamDemam adalah kondisi ketika suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38o Celsius. Demam sering kali disebabkan oleh infeksi dan peradangan.
Saat sedang demam, seseorang bisa merasakan gejala jantung berdebar, lemas, nyeri di tubuh, dan pusing.
7. Serangan panikSaat mengalami serangan panik, seseorang akan merasakan jantung berdebar, keringat dingin, pingsan, lemas, mual, dan gemetaran.
Penderitanya juga bisa merasa tidak berdaya dan tidak bisa beraktivitas.
Serangan panik adalah gangguan psikologis yang membuat seseorang merasakan cemas luar biasa.
Rasa cemas ini bisa muncul secara mendadak atau dipicu oleh hal tertentu, seperti stres, rasa takut, atau kelelahan.
8. Perubahan hormon pada wanitaPerubahan kadar hormon pada masa kehamilan, menstruasi, serta menopause juga dapat menyebabkan jantung berdebar. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan hanya bersifat sementara.
Selain beberapa kondisi di atas, jantung berdebar juga dapat di sebabkan oleh efek samping obat-obatan tertentu.
Seperti obat tekanan darah tinggi, antibiotik, obat asma, antihistamin, obat untuk menangani gangguan tiroid, dan dekongestan.
Jantung berdebar yang muncul karena penyakit jantung bisa berbahaya dan perlu segera ditangani oleh dokter.
Apabila tidak segera diobati, penyakit jantung bisa menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti henti jantung atau bahkan kematian.
Sementara itu, penyebab jantung berdebar lainnya tidak selalu berbahaya, asalkan bisa hilang sendiri dan tidak menimbulkan keluhan lain.
Meski demikian, untuk memastikan penyebab jantung berdebar yang Anda alami, sebaiknya periksakan diri ke dokter.
Demikian sedikit pemparan mengenai penyebab jantung sering berdebar yang mungkin banyak di rasakan oleh sebgain orang,mungkin salah satunya yang sudah di paparkan di atas.
