RADARCIREBON.TV- Klub Liga Utama Indonesia Persik Kediri (Macan Putih) memberikan libur kepada para pemainnya selama tiga hari saja pada jeda kompetisi akibat agenda internasional FIFA Matchday November 2025.
Manajemen dan pelatih, Ong Kim Swee, memilih pendekatan ini sebagai strategi agar tim tidak kehilangan momentum dan tetap dalam kondisi prima menjelang sisa laga penting musim ini.
Libur Singkat di Tengah Jeda
Jeda kompetisi internasional sendiri berlangsung dari 10 – 18 November 2025 di kalender liga.
Baca Juga:Suntikan Energi Positif Laskar Mataram: Anton Fase Kembali Pimpin Serangan PSIM Hadapi PersikGangguan VAR Warnai Laga PSM Makassar vs Persik, Pelatih PSM Soroti Dampaknya pada Konsentrasi Pemain
Namun berbeda dengan banyak klub lainnya yang sering memanfaatkan jeda untuk libur panjang atau pemulihan lebih lama, Persik memilih memberi jatah libur hanya tiga hari setelah pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya, sebagai bagian dari persiapan untuk laga selanjutnya.
Pelatih Ong Kim Swee menjelaskan bahwa libur singkat tersebut dimaksudkan agar para pemain bisa memulihkan diri secara fisik dan mental, namun tetap tidak kehilangan ritme persiapan tim. Ia mengatakan, “Saya rasa para pemain memang merasakan kepenatan. Karena itu, mereka kita beri waktu libur beberapa hari dan Saat kembali, mereka akan datang dalam kondisi lebih prima.”
Kenapa Hanya Tiga Hari?
Beberapa alasan mendasari keputusan ini.
1. Beban kompetisi yang tinggi
Musim ini kompetisi BRI Super League sangat padat bagi Persik, sehingga jeda internasional bukan semata waktu untuk rehat panjang, melainkan juga untuk evaluasi dan persiapan ulang.
2. Momentum yang harus dijaga
Persik ingin menjaga ritme latihan dan kekompakan tim agar tidak mengalami penurunan performa ketika laga kembali berjalan. “Kita tetap latihan rutin serius seperti biasa, tapi nanti ada libur agar pemain bisa santai.” ujar Ong saat jeda Matchday Oktober lalu.
3. Laga-krusial sebelum jeda berakhir
Pelatih juga menekankan bahwa setelah jeda akan ada dua pertandingan penting: tandang ke Persija Jakarta pada 20 November dan menjamu Semen Padang pada 27 November. Waktu pemulihan yang terlalu panjang dikhawatirkan bisa mengganggu kesiapan menghadapi duel tersebut.
Apa Kegiatan Setelah Libur?
Setelah libur tiga hari, pemain Persik langsung kembali ke program latihan yang telah dirancang pelatih. Fokus pelatihan mencakup.
