RADARCIREBON.TV- Yogyakarta memang tak pernah kehabisan bakat melahirkan pebalap top Tanah Air. Nama-nama seperti Doni Tata, Galang Hendra, hingga Aldi Satya Mahendra yang baru saja menyabet podium di WorldSSP 600 adalah buktinya.
Generasi teranyar pun tak kalah gila. Ada Veda Ega Pratama, pebalap muda asal Gunungkidul yang tampil menjanjikan di ajang Moto3 2026.
Sebagai rookie, Veda sudah dua kali naik podium ketiga dan kini nangkring di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 90 poin.
Baca Juga:Klaim Saldo DANA Kaget Hari Ini! Waspada, Simak Cara Klaim dan Ciri Tautan ResmiYouTube Resmi Perketat Aturan Monetisasi, Video Murahan Kayak Gini Tak Lagi Dibayar!
Lalu ada juga Kiandra Ramadhipa, pebalap 16 tahun asal Sleman yang sukses dua kali menjuarai balapan Red Bull Rookies Cup 2026 (Seri Jerez dan Sachsenring) hingga bertengger di peringkat ketiga klasemen.
Namun, di balik prestasi srikandi dan ksatria jalanan asal Jogja yang mentereng di level dunia ini, tersimpan keprihatinan soal fasilitas latihan di kampung halaman.
Veda Ega secara terbuka berharap Yogyakarta bisa segera memiliki sirkuit khusus latihan agar generasi penerus tak perlu lagi bongkar-pasang arena di lokasi seadanya.
“Semoga Segera Terwujud, Jadi Nggak Latihan di Pasar Lagi”
Saat ini, wacana pembangunan sirkuit di Jogja sebenarnya sudah mulai berembus. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI DIY, Wesley Heince Parera Tauntu, sempat membocorkan bahwa ada rencana pembangunan sirkuit balap yang berlokasi di kawasan sekitar Ratu Boko.
Menanggapi kabar angin segar tersebut, Veda menyambutnya dengan sangat antusias. Ia menilai keberadaan sirkuit permanen sangat vital demi keberlanjutan pembinaan pebalap-pebalap cilik di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Ya, saya berharap agar (rencana itu) bisa segera terealisasi. Jadi, nanti latihannya tidak di pasar lagi,” celetuk Veda Ega sambil tersenyum di kawasan Senayan, Jakarta.
Veda menceritakan, sejauh ini para pebalap asal Jogja yang ingin mengasah kemampuan di sirkuit resmi harus rela melipir cukup jauh ke luar daerah.
Baca Juga:Sering Jadi Menu Favorit, Makanan Sarapan Ini Ternyata Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit JantungHead to Head Timnas Indonesia vs Semua Rival Grup A Piala AFF 2026, Rekornya Bikin Optimistis Lolos!
“Penting (buat pembinaan). Apalagi sekarang juga banyak pebalap yang masih kecil-kecil. Kalau sekarang, sirkuit terdekat untuk latihan di Boyolali. Semoga segera terealisas,” tambahnya.
Harapan Veda tentu menjadi sentilan sekaligus masukan berharga bagi pemerintah daerah dan stakeholder olahraga setempat.
