×
RCTV live Streaming

Usai Persita Tumbang 0-1 dari Dewa United, Carlos Pena Kritik Buruknya Kinerja Wasit

Carlos Pena
Foto: Instagram pribadi Carlos Pena.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Dalam lanjutan BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat menjamu Dewa United di Stadion Indomilk Arena pada pekan ke-23. Usai laga, pelatih Persita Carlos Pena tidak segan menyampaikan kritik pedas terhadap keputusan wasit yang memimpin pertandingan, yang menurutnya memainkan peran penting terhadap hasil akhir laga.

Pertandingan antara dua tim asal Banten ini sempat berjalan cukup seimbang pada awalnya, dengan kedua tim saling berusaha mengambil inisiatif serangan. Namun, kesempatan tuan rumah kerap gagal dikonversi menjadi gol meskipun sejumlah peluang sempat tercipta. Gol tunggal yang menentukan laga dicetak oleh Ricky Kambuaya pada menit ke-36 untuk membawa Dewa United memimpin dan akhirnya keluar sebagai pemenang. Kekalahan ini membuat tren positif Persita sedikit terhenti, sementara Dewa United melanjutkan momentum bagus mereka.

Usai pertandingan, Pena memberikan penilaian bahwa keputusan-keputusan tertentu yang diambil oleh wasit tidak sesuai dengan ekspektasi dan berdampak pada jalannya pertandingan. Ia merasa timnya, yang tampil agresif di menit-menit awal, seharusnya bisa mendapatkan pertimbangan yang lebih menguntungkan di beberapa situasi. Menurutnya, hal tersebut berkontribusi terhadap ritme permainan Persita yang akhirnya tidak berjalan sesuai rencana di babak kedua.

Baca Juga:Barcelona Incar Lisandro Martínez, Manchester United Siapkan Kontrak Baru untuk Cegah KepindahanGara-Gara Pecat Ruben Amorim, Manchester United Diperkirakan Rugikan Rp362 Miliar

Pena juga menyoroti kurangnya penyelesaian di lini depan Persita. Ia menyatakan bahwa timnya mampu memulai pertandingan dengan baik, menciptakan beberapa peluang dan memperlihatkan dominasi dalam beberapa fase permainan awal. Sayangnya, peluang itu tidak mampu dikonversi menjadi gol, sehingga langkah tim menjadi lebih berat ketika lawan berhasil memimpin. Terlebih, kala Dewa United mulai menemukan ritme permainan mereka, koordinasi dan ketenangan Persita tampak sedikit menurun.

Selain itu, pelatih asal Brasil itu mengungkap bahwa meskipun ada kritik terhadap wasit, fokus utamanya tetap pada evaluasi kinerja tim secara keseluruhan. Pena menekankan bahwa Persita harus lebih tajam dalam memanfaatkan peluang dan memperbaiki penyelesaian di area akhir. Lini serang yang kurang tajam dipandang sebagai salah satu penyebab tim gagal memaksimalkan laga kandang.

Kritik terhadap kinerja wasit kini menjadi perhatian tersendiri di kompetisi sepak bola Indonesia, terutama ketika keputusan tersebut dinilai sangat memengaruhi momentum dan hasil pertandingan. Dalam laga pekan ini, banyak pengamat dan suporter juga menyoroti beberapa keputusan yang dianggap tidak konsisten, dan hal itu dilontarkan bukan hanya oleh pelatih Persita tetapi juga menjadi perbincangan di kalangan pendukung sepak bola lokal.

0 Komentar