RADARCIREBON.TV – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, melontarkan kritikan lagi pada wasit Indonesia usai laga kontra Dewa United.
Persita dilibas Dewa United dengan skor 0-1 pada laga pekan ke-23 Super League 2025/2026, di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (26/2/2026).
Dewa United memetik kemenangan lewat gol semata wayang dari Ricky Kambuaya pada menit ke-36.
Baca Juga:Usai Hajar Madura United, Beckham Putra Nyalakan Alarm Bahaya untuk Persebaya Surabaya Apriyani Rahayu Buka Suara soal Kegagalan Melangkah Jauh di German Open 2026
Laga sengit Persita dan Dewa United memang berlangsung panas dan penuh intensitas tinggi. Akan tetapi, ada yang menjadi sorotan terkait kepemimpinan wasit.
Carlos Pena mengaku dia cukup lelah memberikan kritik terhadap wasit Super League.
Karena, memang bukan pertama kali Carlos Pena merasa dikecewakan dengan kepemimpinan wasit. Dia juga tak ingin terkesan mencari alasan lantaran kekalahan Persita. Apalagi pada laga itu, Persita tidak mampu mencetak gol.
“Dan saya lelah dengan wasit, saya tidak ingin mencari alasan hari ini, Dewa United mencetak satu gol, kami tidak bisa mencetak gol, kami mencoba, kami tidak bisa mencetak gol dan saya bukan orang yang mencoba mencari alasan,” kata Carlos Pena.
“Kami akan mencoba berjuang di pertandingan berikutnya melawan segala rintangan. Kita harus berjuang,” sambungnya.
Eks pelatih Persija Jakarta itu mengaku memiliki banyak pengalaman sebagai pemain di Spanyol dan pernah mengasuh klub India dan Thailand sebelum melatih di Indonesia pada musim 2024/2025.
Maka dari itu, dia menilai sebenarnya wasit Indonesia belum bisa bersikap profesional.
Baca Juga:Belum Menang di Putaran Kedua, PSIM Yogyakarta Dihadapkan Tekanan BeratJadwal Liga Inggris: Arsenal vs Chelsea, Duel Panas Ibu Kota Penuh Gengsi
Hal ini lantaran wasit keempat atau yang biasa disebut wasit cadangan, Dika Rahmat Hidayat, dinilai terlambat memasukkan Dejan Racic ketika pergantian pemain.
Kondisi ini membuat Persita sempat harus bermain dengan 10 pemain, padahal seharusnya Dejan Racic sudah dapat masuk ke lapangan.
Hal ini sontak membuat Carlos Pena geram dan menyebut wasit Dika Rahmat tidak profesional karena dapat merugikan tim lain.
Sebenarnya, wasit menilai Zulfan pemain asing, pemain asing Persita yang berada di lapangan sudah ada enam, padahal sesungguhnya masih enam pemain.
Situasi ini membuat Carlos Pena geram, karena sebenarnya wasit bisa memasukkan Dejan Racic, karena memang masih bisa memasukkan jumlah pemain asin di lapangan.
