Real Madrid Tersandung Lagi, Dua Musim Beruntun Gagal ke Semifinal Liga Champions

Real Madrid
Alarm bahaya Real Madrid. Foto: Instagram Real Madrid / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Real Madrid kembali harus menerima kenyataan pahit pada turnamen Liga Champions UEFA musim ini.

Los Blancos telah tersingkir pada babak perempat final, dan memperpanjang tren negatif mereka selama dua musim beruntun gagal melaju ke semifinal.

Kegagalan itu menjadi sorotan tajam, lantaran status Real Madrid sebagai raja Eropa dengan gelar terbanyak dalam ajang besar itu.

Baca Juga:Makin Canggih, Honda XL750 Transalp 2026 Resmi Dibekali E-Clutch dan Suspensi Fully AdjustableChery QQ3 EV Resmi Meluncur, Mobil Listrik Mungil Siap Tantang BYD Atto 1

Sejatinya, harapan tinggi sempat mengiringi langkah Real Madrid, ditambah dengan komposisi skuad yang dipenuhi pemain bintang dan pengalaman dalam level tertinggi.

Akan tetapi, performa di fase gugur kembali menunjukkan inkonsistensi yang menjadi peluang bagi lawan untuk memanfaatkan celah.

Pada musim 2025/2026, Real Madrid tersingkir usai dilibas dengan skor 4-6 dari Bayern Munich.

Pada dua musim terakhir, Real Madrid sudah dua kali gagal masuk semifinal. Jumlah itu sama dengan total kegagalan mereka menembus empat besar dalam 14 musim sebelumnya (2010/11–2023/24), yang sebelumnya cuma terjadi dua kali.

Selma dua musim terakhir, performa Real Madrid kian menurun di fase gugur, usai sebelumnya hampir selalu konsisten melangkah jauh di turnamen Eropa.

Catatan itu menunjukkan perubahan tren besar pada dominasi Real Madrid di Liga Champions, khususnya pada fase perempat final yang saat mulai menjadi alarm bahaya.

Bayern Munich justru tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen, ketimbang Real Madrid yang hanya 33 persen. Mereka juga unggul pada jumlah peluang dengan 17 tembakan berbanding 11.

Baca Juga:Realme C100x Segera Meluncur, Bocoran Spesifikasinya Mulai TerungkapOppo A6k Debut dengan Baterai Jumbo 7000 mAh, Siap Ramaikan Pasar

Dari segi akurasi, Bayern Munich membukukan 8 tembakan tepat sasaran, dari Real Madrid yang mengemas 7. Tekanan Bayern juga tampak dari 9 tendangan sudut, jauh di atas Madrid yang hanya memperoleh 2.

Kedua tim sama-sama melakukan 11 pelanggaran, tetapi Real Madrid menerima 3 kartu kuning, sedangkan Bayern Munich cuma 1.

Di bawah tekanan, kiper Real Madrid melakukan 4 penyelamatan, sementara Bayern hanya 2 kali.

Real Madrid untuk pertama kalinya sejak 9 April 2013 (vs Galatasaray) menelan kekalahan di Liga Champions usai sempat unggul saat turun minum.

Momen langka bagi Real Madrid, dalam lebih dari satu dekade, sebelumnya mereka tidak pernah kalah di Liga Champions usai memimpin di babak pertama, sampai akhirnya rekor itu terputus dalam pertandingan terbaru yang dramatis.

0 Komentar