RADARCIREBON.TV – Semen Padang mempunyai momentum untuk bisa menghapus jarak dengan para kompetitornya dan keluar dari zona merah, ketika berhadapan dengan Persijap Jepara dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Mendekati laga digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4/2026) pukul 15.30 WIB, Semen Padang akan menemukan tantangan sulit, sebab Persijap Jepara datang dengan catatan perkasa.
Tim berjulukan Kabau Sirah itu masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen dengan 20 poin dari 27 laga. Mereka masih selisih lima poin dari Laskar Kalinyamat yang menduduki peringkat ke-15 klasemen dengan 25 poin.
Baca Juga:Kemenangan Tipis Persija Jakarta atas PSBS Biak, Mauricio Souza Kritik Lini Serang yang LemahPrediksi Bali United versus Malut United, Mampukah Hindari Hasil Buruk dari Putaran Sebelumnya?
Bagi tuan rumah, laga itu sangat krusial untuk mengejar keunggulan poin Persijap Jepara di klasemen BRI Super League.
Akan tetapi, di kubu tamu, tiga poin dari laga ini akan semakin menjauhkan mereka dari pesaingnya.
Semen Padang masih belum keluar dari inkonsistensinya. Sebelumnya, tim besutan Imran Nahumarury itu baru saja menelan dua kekalahan beruntun dari Persib Bandung (0-2) dan Persis Solo (1-2).
Selain itu, Semen Padang juga mempunyai catatan buruk saat bermain di markas sendiri, karena cukup lama tak memperoleh kemenangan. Terakhir kali kemenangan diraih ketika menghadapi Persita Tangerang di pekan ke-20.
Salah satu faktornya adalah produktivitas gol yang minim, bahkan dengan catatan gol terendah di BRI Super League. Sebab cuma dapat mencetak 22 gol dari 27 pertandingan. Dari lima pertandingan terakhir, mereka cuma mampu mencetak tiga gol saja.
Di samping itu, Persijap Jepara datang dengan bermodalkan catatan apik. Kini mereka masih menyandang status tak terkalahkan, pada enam pertandingan terakhir.
Walau belum tersentuh kekalahan, Persijap memang lebih banyak bermain imbang, termasuk saat berlaga tandang, yakni ketika melawat ke kandang Bali United (0-0), PSIM Yogyakarta (2-2), serta Persik Kediri (0-0).
Baca Juga:Erick Thohir Pastikan PSSI Belum Akan Tambah Pemain NaturalisasiLowongan Penggerak Kampung Nelayan Merah Putih Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Tetapi, konsistensi inilah yang membuat tim besutan Mario Lemos itu menjauh dari posisi tiga terbawah, dan harus bisa dipertahankan Persijap Jepara bila mereka ingin terus menjauh dari zona degradasi.
Sejatinya, Persijap Jepara tak jauh berbeda dari Semen Padang. Mereka juga termasuk minim mencetak gol. Dengan catatan 24 gol dari 27 pertandingan, Laskar Kalinyamat menjadi tim dengan produktivitas terendah kedua usai Kabau Sirah.
