RADARCIREBON.TV- Antigravity A1 adalah drone 360 derajat pertama di dunia yang dikembangkan oleh Antigravity, sub-merek dari Insta360, yang telah lama dikenal dengan kamera aksi dan kamera 360-nya. A1 ditujukan untuk profesional dan kreator konten serta pemula yang baru mau belajar terbang, berkat kamera 8K dan desain yang sangat ringkas.
Bahkan lebih menarik, proyek ETERNAL telah menggunakan Antigravity A1 untuk menyimpan catatan tentang Candi Borobudur menggunakan teknologi Gaussian Splatting (3DGS). Ini menunjukkan bahwa kemampuan drone ini tidak hanya bermanfaat untuk tujuan hiburan di media sosial, tetapi juga dapat digunakan untuk tujuan penting seperti konservasi lokasi bersejarah. Lihat fitur dan spesifikasi Antigravity A1 berikut ini untuk lebih memahaminya.
1. Desain ringkas dengan bobot cuma 249 gram
Antigravity A1 punya bobot hanya 249 gram saat memakai baterai standar, jadi masih masuk kategori EU C0 yang aturan terbangnya relatif lebih fleksibel. Kalau butuh waktu terbang lebih lama, kamu bisa pakai baterai kapasitas besar dengan berat total 291 gram yang masuk kategori EU C1. Secara ukuran, drone ini cukup ringkas dengan dimensi terlipat 141,3 × 96,2 × 81,4 mm sehingga gampang diselipkan ke dalam tas harian. Sementara itu, saat dibentangkan, ukurannya menjadi lebih besar, yaitu 308,6 × 382,3 × 89,2 mm. Desainnya dirancang khusus agar kamera 360 di bagian atas dan bawah bisa merekam sekeliling tanpa bodi maupun baling-baling ikut terekam.
Baca Juga:Vivo V70 Lite 5G Debut, Usung Dimensity 7400 Turbo dan Baterai 6500 mAh + 90WLawan Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF U19 2026: Apakah Australia, Malaysia atau Thailand?
2. Kamera 360° 8K dengan efek “Invisible Drone”
Di sektor kamera, Antigravity A1 dibekali dua sensor 1/1.28 inci CMOS dengan aperture f/2.2 yang masing-masing menghadap ke atas dan ke bawah. Kombinasi dua kamera ini memungkinkan rekaman 360 derajat penuh dengan resolusi video hingga 8K (7680×3840) pada 30 fps. Kalau butuh frame rate lebih tinggi, kamu bisa turun ke 5.2K hingga 60 fps atau 4K hingga 100 fps, cocok untuk gerakan cepat atau slow motion ringan.
Untuk foto, A1 sanggup memotret hingga 55 MP, plus dukungan format RAW (DNG) buat kamu yang ingin fleksibilitas lebih saat proses editing. Berkat posisi kamera dan algoritma khusus, drone ini bisa menghasilkan efek “Invisible Drone” sehingga bodi dan baling-baling benar-benar hilang dari hasil akhir. Ditambah lagi, ada fitur reframing setelah pengambilan gambar, Deep Track, dan Sky Genie berbasis AI yang membantu bikin pergerakan kamera terlihat lebih sinematis tanpa ribet setting manual.
